Bupati Amar Dorong Seluruh Desa di Sumbawa Barat Jadi “Desa Cantik”
Sumbawa Barat (NTBSatu) – Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, menegaskan pentingnya akurasi data sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Ia berharap seluruh desa segera bertransformasi menjadi Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) guna memastikan setiap program pemerintah tepat sasaran.
Data Akurat, Perencanaan Berbasis Kebutuhan
Bupati Amar menekankan, kualitas pelayanan publik sangat bergantung pada validitas data yang digunakan. Menurutnya, paradigma perencanaan harus bergeser dari sekadar mengikuti keinginan menjadi pemenuhan kebutuhan nyata masyarakat.
“Perencanaan yang baik harus berbasis pada kebutuhan nyata, bukan sekadar keinginan. Ketepatan data statistik akan menentukan apakah program yang jalan benar-benar mencapai sasaran atau tidak,” ujar Bupati Amar, Senin, 20 April 2026.
Ia juga menyoroti tantangan integritas data antar sektor, terutama dalam mendukung program unggulan KSB Maju. Perubahan demografi seperti perpindahan penduduk, kematian, dan hadirnya pendatang baru kerap menjadi kendala dalam validitas sasaran program.
“Seringkali masalahnya bukan karena tidak ada sasaran, tetapi karena data sasarannya tidak akurat. Oleh karena itu, integrasi dan pembaruan data secara berkala menjadi hal yang sangat krusial,” tegasnya.
Prestasi Nasional Tiga Tahun Berturut-turut
Kabupaten Sumbawa Barat memiliki rekam jejak yang mentereng dalam program ini. H. Amar mengapresiasi capaian KSB yang sukses meraih prestasi nasional Desa Cantik selama tiga tahun berturut-turut. Mulai dari Desa Manemeng (2023), Desa Kalamantong (2024), hingga Desa Sekongkang Bawah (2025). Ia optimistis prestasi ini dapat menular ke desa-desa lainnya.
Senada dengan Bupati, Kepala BPS Provinsi NTB, Dr. Drs. Wahyudin, MM, menjelaskan, program Desa Cantik bertujuan membangun sistem statistik yang kuat mulai dari level terbawah. Hingga tahun 2026, terdapat 106 desa di Indonesia yang menjadi lokus program ini. 40 di antaranya berada di NTB, termasuk KSB.
“Data yang berkualitas harus mampu menjadi dasar kebijakan yang bermakna dan berdampak. Program ini juga terintegrasi langsung dengan upaya pengentasan kemiskinan ekstrem melalui pembinaan berbasis data,” jelas Wahyudin.
Kecamatan Taliwang Jadi Lokus 2026
Untuk tahun 2026, Kecamatan Taliwang resmi ditunjuk sebagai perwakilan lokus program Desa Cantik. Camat Taliwang, Jafar, SE, mengonfirmasi bahwa terdapat dua kelurahan dan satu desa yang menjadi fokus utama. Yakni Kelurahan Bugis, Kelurahan Telaga Bertong, dan Desa Batu Putih.
“Kami siap mengawal program ini dengan maksimal. Target kami adalah membawa Kabupaten Sumbawa Barat kembali meraih prestasi di tingkat provinsi maupun nasional,” pungkas Jafar. (Andini)



