ADVERTORIALKabupaten Bima

Juara MTQ Dunia Hadir di Bima, Kemenag RI Perkuat Literasi Al-Qur’an Lewat Haflah dan Talkshow Inspiratif

Mataram (NTBSatu) – Direktorat Penerangan Agama Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan, komitmennya dalam memperkuat literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat. Hal ini melalui program pemberdayaan para juara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat dunia.

Bersinergi dengan Asosiasi Pegiat Al-Qur’an Indonesia (APQI), Pemerintah Kabupaten Bima, dan Universitas Muhammadiyah Bima, Kemenag RI akan menggelar Haflah Tilawah dan Talkshow Inspiratif pada 25–26 Februari 2026 di Kabupaten Bima.

Kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi bagian dari langkah strategis Kemenag RI dalam menghadirkan para juara MTQ internasional sebagai figur layanan keagamaan yang turun langsung ke masyarakat dan memberi inspirasi secara nyata.

Acara tersebut akan menghadirkan tiga qari internasional yang telah membawa nama Indonesia ke panggung dunia. Mereka adalah Hj. Mastia Lestaluhu, Juara MTQ Internasional Malaysia 2016; H. Syamsuri Firdaus, Juara MTQ Internasional Kuwait 2024 yang juga merupakan putra asli Bima; serta Farhan Muhammadi, Juara MTQ Internasional Maroko 2022.

Rangkaian kegiatan akan dikemas dalam dua agenda utama. Haflah Tilawah akan menampilkan lantunan ayat suci Al-Qur’an dengan teknik seni baca (naghom) tingkat tinggi dari para juara dunia. Sementara itu, Talkshow Inspiratif akan menjadi ruang berbagi pengalaman dan strategi dalam mencintai serta mendalami Al-Qur’an. Termasuk, penguatan literasi baca tulis Al-Qur’an yang baik dan benar. Talkshow ini akan berlangsung di lingkungan kampus Universitas Muhammadiyah Bima.

Alasan Pemilihan Kabupaten Bima

Perwakilan Direktorat Penerangan Agama Islam Kemenag RI, Rijal Ahmad Rangkuti menjelaskan, pemilihan Kabupaten Bima dilatarbelakangi oleh karakter masyarakatnya yang religius. Serta, rekam jejak daerah ini sebagai lumbung qari-qariah berbakat.

“Kami ingin para juara internasional ini tidak hanya tampil di panggung kompetisi. Tapi menjadi penggerak literasi baca tulis Al-Qur’an di masyarakat. Kehadiran mereka di Bima diharapkan mampu memicu semangat generasi muda untuk kembali ke masjid dan mendalami kitab suci,” ujarnya, Selasa, 24 Februari 2026.

Pemerintah Kabupaten Bima turut menyambut baik kolaborasi ini, sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berakhlakul karimah.

Kabupaten Bima sendiri dikenal memiliki tradisi panjang dalam melahirkan qari-qariah berprestasi. Melalui kegiatan ini, harapannya lahir generasi baru yang tidak hanya unggul dalam teknik tilawah, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam terhadap kandungan Al-Qur’an sebagai rahmatan lil ‘alamin. (Andini)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button