Kota BimaPemerintahan

Dua Kelurahan di Kota Bima Lolos Seleksi KNMP KKP

Kota Bima (NTBSatu) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bima terus mengawal usulan-usulan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Dua wilayah pesisir, yakni Kelurahan Tanjung dan Kelurahan Kolo, resmi melaju ke tahap berikutnya setelah lolos seleksi administrasi oleh pemerintah pusat.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bima, Junaidin, menyambut positif capaian awal ini. Pihaknya kini bersiap mendampingi tim dari KKP yang akan turun langsung untuk melakukan verifikasi lapangan.

“Alhamdulillah, sudah lolos tahap administrasi di KKP pusat untuk dua kelurahan. Itu ada KNMP Kelurahan Tanjung dan KNMP Kelurahan Kolo,” kata Junaidin saat memberikan keterangan kepada NTBSatu, Senin, 27 Juli 2026.

IKLAN

Menunggu Verifikasi Pusat

Junaidin menegaskan, kelulusan berkas ini menjadi langkah awal yang krusial sebelum penetapan lokasi penerima bantuan. Kendati demikian, DKP Kota Bima masih menunggu kepastian jadwal kedatangan tim penilai dari pusat untuk mengecek kondisi riil di lapangan.

“Nanti, kita tunggu dulu dari tim verifikasi pusat untuk memastikan semuanya,” ujar Junaidin.

Mengenai detail pembangunan maupun fasilitas pendukung yang akan warga pesisir terima nantinya, Junaidin mengaku, pihaknya belum bisa membeberkannya secara mendetail.
Menurut Junaidin, kepastian dari jenis infrastruktur yang terbangun akan sangat bergantung pada hasil survei serta petunjuk teknis dari KKP.

“Terkait itu, kami saat ini masih menunggu arahan dari pusat,” ucap Junaidin menambahkan.

Pemkot Bima dengan sengaja membidik Kelurahan Tanjung dan Kelurahan Kolo sebagai calon penerima program intervensi ini. Pihak Pemkot menilai, kedua kawasan tersebut memiliki denyut aktivitas perikanan yang terbilang tinggi. Sehingga, bisa menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat pesisir setempat.

Program Kampung Nelayan Merah Putih sendiri merupakan agenda prioritas KKP dalam membenahi kawasan nelayan secara terpadu. Fokus penataannya mencakup perbaikan permukiman, penyediaan fasilitas perikanan yang memadai, penguatan kelembagaan ekonomi lokal, hingga diversifikasi usaha berbasis sumber daya laut.

Nantinya, peninjauan langsung di Kelurahan Tanjung dan Kelurahan Kolo akan menentukan apakah kedua lokasi ini layak menjadi penerima manfaat penuh program strategis tersebut.

Artikel Terkait