HEADLINE NEWSPemerintahan

Gubernur Iqbal Segera Rombak Besar-besaran Pejabat Pemprov NTB Keempat Kalinya

Mataram (NTBSatu) – Selama menjabat, terhitung sudah tiga kali Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal merombak pejabat lingkup Pemprov NTB. Baik eselon II maupun eselon III.

Terakhir, pada Jumat, 9 Januari 2026 kemarin. Ia menggeser sebanyak 30 pejabat eselon II dan III.

Dalam waktu dekat ini, Gubernur Iqbal bakal kembali merombak besar-besaran struktur kepengurusan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov NTB. Menyusul, hasil mutasi ketiga kemarin, meninggalkan 13 jabatan kosong eselon II.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB, Tri Budiprayitno menyampaikan, pengisian jabatan kosong tersebut melalui skema seleksi terbuka. Jadwal tahapan seleksi terbuka akan diumumkan dalam waktu dekat ini.

IKLAN

“Dalam waktu dekat ini akan membentuk Panitia Seleksi (Pansel) untuk menjaring pegawai terbaik mengisi kekosongan tersebut,” kata Yiyit, sapaan Kepala BKD NTB, Rabu, 14 Januari 2026.

Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga ini mengatakan, seleksi terbuka kali ini akan terbagi dalam dua tim Pansel. Masing-masing tim berjumlah lima orang.

“Misalnya kalau satu posisi dilamar oleh empat pejabat, berarti ada puluhan yang mendaftar, sehingga perlu dibagi dua,” ujarnya.

Ia memastikan, pada awal tahun 2026 ini semua jabatan yang selama ini kosong sudah terisi, sehingga mesin birokrasi yang diharapkan bisa bekerja dengan baik.

Setelah semua terisi, Pemerintah Provinsi NTB tidak lagi melakukan pengisian melalui Pansel jika ada jabatan yang lowong, tetapi akan menggunakan mekanisme manajamen talenta.

“Jadi nanti sudah bisa dilihat oleh PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian) akan knop untuk mencari calon suksesor, nanti tinggal melakukan pendalaman saja,” kata Yiyit.

Untuk menyiapkan itu juga, Pemerintah Provinsi NTB akan mempresentasikan terkait manajemen talenta itu di Badan Kepegawaian Negara.

Gubernur Iqbal Akhiri Sistem Pansel

Sebagai informasi, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal akan mengakhiri seleksi terbuka (Pansel atau beauty contest), untuk pengisian jabatan. Pengembangan serta promosi jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) akan sepenuhnya berbasis Manajemen Talenta ASN.

Juru Bicara Gubernur NTB, Ahsanul Khalik mengatakan, sebagai tahap transisi, seleksi terbuka hanya akan digunakan terakhir kali untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II) yang saat ini masih kosong.

Adapun jumlah jabatan eselon II yang masih kosong sebanyak 13. Di antaranya: 

  1. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Eselon II.a);
  2. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Eselon II.a);
  3. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman (Eselon II.a);
  4. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Eselon II.a);
  5. Kepala Dinas Kebudayaan (Eselon II.a);
  6. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Eselon II.a);
  7. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah, (Eselon II.a);
  8. Wakil Direktur Perencanaan dan Keuangan pada RSUD (Eselon II.b);
  9. Wakil Direktur Umum dan Operasional pada RSUD (Eselon II.b);
  10. Wakil Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan, Pelatihan dan Penelitian pada RSUD (Eselon II.b);
  11. Wakil Direktur Pelayanan pada RSUD, (Eselon II.b);
  12. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah (Eselon II.b);
  13. Kepala Biro Umum dan Administrasi Pimpinan (Eselon II.b).

“Seleksi terbuka untuk jabatan-jabatan tersebut segera dibuka dan saat ini tengah dalam tahap persiapan. Proses ini InsyaAllah menjadi seleksi terbuka terakhir pada masa kepemimpinan Iqbal–Dinda,” kata Aka, sapaan Ahsanul Khalik, Selasa, 13 Januari 2026.

Kepala Dinas Kominfotik NTB ini menegaskan, kebijakan ini merupakan komitmen kuat Gubernur dan Wakil Gubernur NTB dalam menegakkan sistem merit. Di mana, pengembangan karier ASN tidak lagi bergantung pada kontestasi sesaat. 

“Ke depan, karier aparatur harus dipandu oleh Manajemen Talenta ASN berbasis kinerja dan potensi, sehingga adil bagi ASN dan menguntungkan organisasi,” tegasnya. (*)

Muhammad Yamin

Jurnalis NTBSatu

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button