Lombok BaratOlahraga

Kontingen Lobar Raih 207 Medali, Lampaui Rekor Porprov 2023

Lombok Barat (NTBSatu) – Kontingen Lombok Barat (Lobar) melampaui capaian Porprov 2023, setelah berhasil mengumpulkan 207 medali hingga Rabu, 22 Juli 2026. Raihan itu sekaligus melampaui perolehan 148 medali yang Lobar dapat pada Porprov 2023.

Berdasarkan tabulasi internal KONI Lombok Barat, raihan sementara itu terdiri atas 54 medali emas, 80 perak, dan 73 perunggu. Sejumlah cabang olahraga masih menyisakan pertandingan sehingga peluang menambah medali masih terbuka.

Cabang olahraga Gulat menjadi penyumbang medali terbanyak dengan koleksi 19 medali, terdiri dari tiga emas, dua perak, dan 14 perunggu. Sementara itu, Menembak menjadi penyumbang emas terbanyak dengan enam emas, delapan perak, dan satu perunggu atau total 15 medali.

IKLAN

Cabang olahraga lain juga memberi kontribusi signifikan. Aerosport meraih 11 medali, Akuatik dan Pencak Silat masing-masing menyumbang 10 medali, sedangkan Kickboxing dan Tinju mengoleksi delapan medali. Beberapa cabang olahraga lain turut menyumbang satu hingga dua medali emas, meski sebagian masih menunggu peluang di nomor pertandingan berikutnya.

Ketua Umum KONI Lombok Barat, Abubakar Abdullah menyebut, pencapaian tersebut menjadi lompatan besar dibanding Porprov sebelumnya. Ia optimistis jumlah medali masih akan bertambah karena sejumlah cabang olahraga unggulan belum menyelesaikan seluruh pertandingan.

“Total perolehan medali sementara 207 medali. Kalau dibanding Porprov sebelumnya sangat jauh terlampaui,” kata Abubakar usai menyaksikan final basket putra Lobar melawan Kota Mataram di GOR Bakti Mulia, Rabu malam, 22 Juli 2026.

Menurutnya, pada Porprov 2023 Lobar hanya mampu meraih 40 emas dengan total 148 medali. Tahun ini, raihan emas saja sudah mencapai 54 keping sebelum seluruh pertandingan berakhir.

Optimis Tambah Medali

Abubakar memperkirakan tambahan medali masih bisa datang dari cabang olahraga seperti Muay Thai, Karate, Panahan, Wushu, dan sejumlah nomor pertandingan lain yang masih berlangsung hingga penutupan Porprov.

Ia menilai, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, pengurus cabang olahraga, dan KONI Lobar yang tetap berjuang meski menghadapi berbagai keterbatasan.

“Tapi itu tidak menjadi kendala bagi kita untuk memperjuangkan nama Lobar agar bisa meraih juara pada Porprov 2026 ini,” ujarnya.

Abubakar mengaku menyaksikan langsung perjuangan para atlet yang berlatih selama dua tahun, bahkan sebagian menggunakan biaya pribadi. Ia berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat memberikan apresiasi yang layak kepada para atlet dan pelatih atas pengorbanan mereka.

“Ayo kita terus memberikan dukungan dengan sepenuh hati di sisa pertandingan agar Lobar bisa mewujudkan target juara Porprov tahun ini,” tutupnya. (*)

Artikel Terkait