Kota Mataram

Ini Bentuk Investasi Raja Provider Rp670 Miliar di Kota Mataram

Mataram (NTBSatu) – XL Axiata menggelontorkan dana fantastis senilai Rp670 miliar, untuk memperkuat sektor digital di Kota Mataram sepanjang semester pertama 2025.

Investasi ini menempatkan XL Axiata sebagai penyumbang terbesar dalam kategori transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi, yang secara kolektif mencatatkan 39,12 persen dari total investasi Kota Mataram.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Mataram menyatakan, XL Axiata menyerap hampir seluruh nilai investasi dari total Rp684,5 miliar yang tercatat di tiga sektor utama tersebut.

“Dari angka tersebut, perusahaan telekomunikasi, XL Axiata menjadi pemain utama dengan suntikan dana sekitar Rp670 miliar,” terang Kepala DPMPTSP Kota Mataram, H. Amiruddin, Senin, 4 Agustus 2025.

XL Axiata mengarahkan dana investasinya untuk mengembangkan infrastruktur digital secara masif. Proyek yang berlangsung meliputi pembangunan menara BTS, pemasangan kabel fiber optik. Kemudian, peningkatan jaringan dari 4G ke 5G, hingga pengadaan perangkat backbone seperti router, switch, dan server.

IKLAN

Selain meningkatkan kualitas jaringan, investasi ini turut menciptakan peluang kerja bagi masyarakat lokal. Sepanjang triwulan I, proyek tersebut menyerap 52 tenaga kerja lokal, dan jumlahnya meningkat drastis menjadi 267 orang pada triwulan II.

Amiruddin menegaskan, kehadiran XL Axiata mendukung transformasi digital di Kota Mataram. Ia menilai langkah ini turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan mempercepat konektivitas kota secara menyeluruh.

“Dengan infrastruktur digital yang semakin kuat, Mataram semakin siap menyambut ekosistem ekonomi digital masa depan,” tambahnya.

Secara total, Kota Mataram mencatat investasi sebesar Rp1,21 triliun dari Januari hingga Juni 2025. Pada triwulan pertama, nilai investasi mencapai Rp830,36 miliar, sedangkan triwulan kedua menambahkan Rp384,84 miliar. Angka ini mencerminkan capaian sebesar 69,44 persen dari target investasi RPJMD 2025 yang ditetapkan senilai Rp1,75 triliun.

Amiruddin juga menyampaikan, tren ini menunjukkan peningkatan kepercayaan investor terhadap iklim bisnis di Mataram.

IKLAN

“Capaian ini memperlihatkan bahwa iklim investasi kami terus membaik. Pemerintah kota berkomitmen menyederhanakan proses perizinan demi meningkatkan daya tarik investor,” ujarnya. (*)

Berita Terkait

Back to top button