Lombok Timur

Pemancing asal Gereneng Lombok Timur Meninggal Tenggelam Akibat Epilepsi

Mataram (NTBSatu) – Seorang pemancing bernama Sapurah alias Amaq Rudi, ditemukan tewas tenggelam di dasar sungai Kokoq Gerepek, Desa Gereneng, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur, pada Minggu malam, 1 Maret 2026.

Korban disebut memiliki riwayat epilepsi, sehingga diduga penyakitnya kambuh saat sedang memancing hingga terjatuh ke sungai sedalam tiga meter.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Lalu Rusmaladi membenarkan kejadian tersebut sekaligus menceritakan kronologi lengkapnya.

“Korban ditemukan di dasar sungai sekitar pukul 21.00 Wita, setelah warga melakukan pencarian manual menggunakan bambu,” katanya kepada NTBSatu, Senin, 2 Maret 2026.

Berdasarkan keterangan dari Rusmaladi, kejadian bermula saat korban berangkat memancing pukul 16.00 Wita. Namun hingga malam hari belum kunjung pulang.

Pada pukul 20.00 Wita, kecurigaan keluarga menguat saat hanya menemukan sandal dan alat pancing yang tergeletak di pinggir sungai. Keluarga bersama pihak desa akhirnya melakukan pencarian massal, dengan menyisir dasar sungai dan area di sekitarnya.

Setelah melakukan pencarian selama beberapa saat, seorang warga bernama Amaq Farel merasakan ada benda mencurigakan menggunakan bambu. Sehingga, ia memutuskan menyelam ke dasar sungai.

Akhirnya, tubuh Amaq Rudi berhasil ditemukan dengan posisi tenggelam di dasar sungai. Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju Puskesmas Lepak.

Rusmaladi memastikan, penyebab kematian korban karena penyakit ayan atau epilepsi yang sering kambuh. Kondisi ini diduga kuat menjadi penyebab utama, karena korban tidak mampu menyelamatkan diri saat jatuh ke sungai.

Rusmaladi juga mengatakan, jika keluarga korban sudah menerima dengan ikhlas kejadian tersebut. “Pihak keluarga, termasuk istri dan anak-anak almarhum, sudah mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah murni,” tambahnya. (Inda)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button