Lombok Timur

Bocah 8 Tahun Meninggal Tenggelam di Bendungan Embung Raja Lotim

Mataram (NTBSatu) – Seorang anak perempuan berinisial NS (8) ditemukan meninggal setelah tenggelam saat berenang di Bendungan Embung Raja, Desa Embung Raja, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) pada Kamis, 4 Maret 2026. Kejadian ini menjadi tambahan daftar kecelakaan air di kawasan Bendungan Embung Raja yang minim pengawasan.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Lalu Rusmaladi mengungkapkan, kondisi korban saat pertama kali ditemukan. “Korban ditemukan dalam keadaan tidak sadar setelah sekitar sepuluh menit pencarian oleh warga dan petugas di lokasi,” ujarnya kepada NTBSatu, Kamis, 4 Maret 2026.

Rusmaladi juga menegaskan, jika kejadian yang menimpa korban adalah murni kecelakaan. “Kejadian ini diduga murni kecelakaan akibat tenggelam saat korban berenang,” lanjutnya.

Berdasarkan keterangan dari Lalu Rusmaladi, kejadian bermula saat korban pergi bersama dua rekannya, yakni IS (8) dan MP (7). Namun setelah 30 menit kemudian berada di air, kedua rekannya memutuskan untuk naik ke darat.

IKLAN

Saat ingin mengenakan pakaian, IS sadar jika NS tidak terlihat di permukaan air. Saksi kemudian berlari untuk meminta pertolongan pada warga, dan petugas PLN yang berada di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Upaya pencarian mandiri mulai dilakukan dengan melibatkan masyarakat setempat. Selang 10 menit kemudian, tubuh korban ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri

Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Terara. Namun pihak medis menyatakan, NS sampai ke fasilitas kesehatan dalam keadaan sudah tidak bernafas dan tidak ada denyut nadi.

Keluarga korban menyatakan sudah ikhlas dengan kejadian dan menolak untuk otopsi. Jenazah NS kini sudah dibawa kerabat untuk disemayamkan.

Rusmaladi mengungkapkan, jika kejadian ini merupakan persoalan klasik di kawasan Bendungan Pandan Duri, khususnya di titik Embung Raja.  Ia mengimbau agar warga sekitar untuk berhati-hati dalam melakukan aktivitas, maupun pengawasan terhadap anak-anak di kawasan bendungan Embung Raja. (Inda)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button