Kota Bima

Wali Kota Bima Dorong Percepatan Penertiban Pungli dan Ternak Liar

Mataram (NTBSatu) – Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, S.E., memimpin rapat Ketentraman dan Ketertiban Umum (Tratibum) di Aula Maja Labo Dahu, Kantor Wali Kota Bima, Selasa, 14 April 2026.

Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk mempercepat penanganan berbagai persoalan ketertiban, yang masih muncul pada sejumlah wilayah Kota Bima.

Sekretaris Daerah Kota Bima, Drs. H. Muhammad Fahkrunraji, M.E., ikut mendampingi jalannya rapat. Seluruh jajaran penting pemerintah hadir, mulai dari staf ahli, Plt Asisten I, Asisten II, Plt Inspektur, Kasat Pol PP, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perhubungan, Kabag Hukum, Kabag Pemerintahan, hingga camat dan lurah se-Kota Bima.

Kehadiran lengkap tersebut menunjukkan komitmen kuat pemerintah, untuk menyelesaikan persoalan ketertiban secara menyeluruh.

Langkah Tegas Tangani Pungli dan Ternak Liar

Dalam arahannya, Wali Kota Bima menegaskan, pentingnya tindakan serius terhadap praktik pungutan liar (pungli) serta keberadaan ternak liar yang masih berkeliaran pada area publik. Kedua persoalan ini sering memicu gangguan ketertiban serta meresahkan masyarakat.

Wali Kota Bima meminta seluruh camat dan lurah agar mengambil langkah konkret. Ia menilai, penanganan tidak bisa tertunda karena dampaknya langsung terasa oleh masyarakat. Ia juga menekankan, pentingnya kesadaran semua pihak untuk menjaga ketertiban bersama.

“Penegakan aturan harus segera diberlakukan. Oknum pelaku pungli maupun masyarakat yang masih membiarkan ternaknya berkeliaran di tempat umum, harus segera melakukan evaluasi diri demi kepentingan bersama,” tegasnya.

Arahan tersebut menjadi sinyal kuat, Pemkot akan memperketat pengawasan serta penegakan aturan. Camat dan lurah memegang peran penting karena mereka berinteraksi langsung dengan masyarakat pada tingkat wilayah.

Selain itu, Wali Kota Bima berharap sinergi antar perangkat daerah terus berjalan secara optimal. Kolaborasi antar instansi akan mempercepat penyelesaian masalah tanpa tumpang tindih kebijakan.

Rapat Tratibum ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta nyaman. Dengan komitmen bersama, Pemkot optimis mampu menekan praktik pungli dan menertibkan ternak liar secara berkelanjutan, demi kepentingan masyarakat luas. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button