OlahragaSumbawa Barat

KONI KSB Matangkan Persiapan Atlet Menuju Target Lima Besar Porprov

Sumbawa Barat (NTBSatu) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), terus memantau intensitas Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) untuk memastikan performa atlet tetap stabil.

Ketua KONI KSB, Andi Laweng menetapkan target agar daerahnya mampu menembus posisi lima besar pada klasemen perolehan medali Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026. Untuk mengamankan posisi tersebut, KSB memproyeksikan perolehan minimal 42 medali emas.

Optimisme pengurus berdasarkan pada peningkatan signifikan kualitas fisik atlet daripada periode sebelumnya. Hasil tes terbaru menunjukkan ketahanan fisik para atlet kini berada pada level yang jauh lebih kompetitif.

IKLAN

Andi Laweng menyatakan, penetapan target lima besar melalui pertimbangan teknis yang matang. “Kita berupaya untuk lima besar. Kalau lima besar itu kan kita membutuhkan minimal medali itu ya di atas 40-an lah, atau 42,” ujarnya, Selasa, 12 Mei 2026.

Cabang olahraga (cabor) bela diri masih menjadi lumbung utama perolehan medali emas. Selain itu, panahan dan panjat tebing tetap menjadi andalan untuk memperkuat posisi di klasemen.

Cabor dirgantara seperti terjun payung dan paralayang juga terus diupayakan untuk menyumbang prestasi. Fokus pembinaan sepenuhnya pada atlet lokal yang memiliki keterikatan kuat dengan KSB.

Dukungan Anggaran dan Performa Atlet

Manajemen KONI KSB menegaskan, komitmennya untuk tidak menggunakan mekanisme atlet luar dengan sistem bayaran. “Tidak ada cabor atlet bayaran. Paling tidak yang membela KSB itu pasti ada hubungan darah atau hubungan apa dengan KSB,” tegas Andi Laweng.

Khusus sektor sepak bola, terjadi lonjakan performa fisik yang cukup drastis berdasarkan hasil tes parameter terakhir. Ketahanan fisik atlet bola tahun ini mencapai angka tertinggi daripada tahun-tahun sebelumnya.

Pertumbuhan jumlah atlet yang masuk dalam pantauan Pelatda juga mengalami kenaikan yang signifikan. “Atlet kita itu meningkat 40 persen dari tahun kemarin,” ucapnya.

Struktur anggaran daerah untuk olahraga terbagi ke dalam tiga klaster prioritas. Pembagian tersebut meliputi operasional Pelatda, persiapan Porprov, serta kebutuhan teknis sebagai tuan rumah.

Penyaluran dana dipastikan berlangsung transparan melalui sistem transfer langsung ke rekening masing-masing pengurus cabor. “KONI ini hanya jembatan antara Pemda dan cabor. Begitu masuk ke rekening KONI, langsung ke cabor-cabor,” jelasnya.

Secara keseluruhan, progres kesiapan atlet KSB saat ini memasuki tahap latihan akhir dan akan terus digenjot guna mencapai hasil maksimal pada hari pertandingan nanti. (Andini)

Artikel Terkait

Back to top button