DP3A Kota Bima Gencarkan Program Sekolah Ramah Anak, Tekan Kasus Perundungan
Kota Bima (NTBSatu) – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bima terus berkomitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi peserta didik. Melalui berbagai program strategis, instansi ini fokus mengikis habis tindakan perundungan (bullying) serta kekerasan di lingkungan pendidikan.
Kepala DP3A Kota Bima, Syahruddin mengungkapkan, pihaknya telah rutin menerbitkan surat edaran yang ditandatangani langsung oleh Walikota Bima.
Surat edaran tersebut menginstruksikan seluruh satuan pendidikan untuk aktif memberikan sosialisasi kepada para siswa, baik saat upacara bendera maupun di dalam kelas.
“Kami keluarkan surat edaran itu, setiap apel hari Senin itu wajib untuk memberikan sosialisasi,” ujar Syahruddin pada Kamis, 9 Juli 2026.
Ia menambahkan, edaran tersebut tidak hanya mewajibkan sekolah untuk sosialisasi saat kegiatan apel pagi saja. Tetapi juga sebelum proses pembelajaran berlangsung.
“Begitu juga di ruangan kelas, lima menit itu wajib sebelum masuk ke mata pelajarannya,” imbuhnya.
Syahruddin menjelaskan, materi sosialisasi tersebut mencakup edukasi mengenai pencegahan kekerasan, perundungan, hingga bahaya narkoba.
Pihak sekolah pun menyambut baik langkah ini, terlihat dari tingginya permintaan agar DP3A menjadi pembina upacara setiap bulannya.
Tidak Ada Kasus Pembullyan di Lingkungan Sekolah
Selain mengandalkan staf dinas, DP3A juga menerjunkan Forum Anak untuk melakukan kunjungan dan pendekatan kekeluargaan di sekolah.
Upaya masif ini membuahkan hasil yang sangat positif. Syahruddin mengeklaim, wilayah Kota Bima kini bersih dari kasus perundungan dan perpeloncoan, termasuk selama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Keberhasilan ini merupakan hasil dari pembentukan satuan tugas (satgas) khusus pencegahan kekerasan di setiap sekolah berdasarkan Surat Keputusan Walikota dan Permendikbud Nomor 46 Tahun 2023.
“Pembullyan sudah alhamdulillah nol sampai 2-3 tahun ini. Pembullyan ndak ada,” tegasnya dengan optimis.
Ke depan, DP3A Kota Bima siap memperluas sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Tim Penggerak PKK. Tujuannya untuk menyukseskan program lingkungan ramah anak dan masyarakat ramah lingkungan. (*)




