Panglima TNI Instruksikan Prajurit di Lebanon Masuk Bunker
Jakarta (NTBSatu) – Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto memberikan arahan tegas kepada prajurit yang tengah menjalankan misi perdamaian di Lebanon. Dalam arahannya, ia memerintahkan seluruh prajurit untuk menghentikan aktivitas di luar dan tetap berada di dalam bunker demi alasan keamanan.
Instruksi tersebut Agus sampaikan saat melakukan komunikasi melalui video call, dengan Komandan Satuan Tugas Batalyon Mekanis (Satgas Yonmek) XXIII-S/UNIFIL di Lebanon. Momen tersebut turut ia bagikan melalui akun Instagram pribadinya @91agussubiyanto, Sabtu, 4 April 2026.
“Jaga moril prajurit yang ada di sana, tetap laksanakan pengamanan intern ya, masuk ke bunker-bunker, dan tidak ada kegiatan lagi keluar, dan jaga moril prajurit supaya tetap semangat ya. Makasih. Semangat bertugas,” ujar Agus dalam arahannya.
Menanggapi perintah tersebut, Komandan Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL menyatakan kesiapan untuk melaksanakan instruksi Panglima. “Siap dilaksanakan, Panglima,” ucapnya.
Agus kemudian kembali menyemangati para prajurit. “Tetap semangat,” katanya.
“Terima kasih atas arahannya, kami sampaikan salam Panglima kepada seluruh prajurit, siap,” jawab Komandan Satgas.
Dalam keterangan unggahannya, Agus menegaskan, keselamatan prajurit menjadi prioritas utama. Ia memastikan, seluruh personel TNI di wilayah Lebanon Selatan harus tetap aman dan terlindungi selama menjalankan tugas.
“Semoga seluruh prajurit senantiasa berada dalam lindungan Allah Swt., Tuhan Yang Mahakuasa, diberikan kekuatan dan keteguhan di setiap langkah pengabdian. Doa kami menyertai setiap langkah kalian,” tulisnya.
Sebagai informasi, situasi di wilayah penugasan tersebut tengah menjadi perhatian setelah tiga prajurit TNI gugur dalam menjalankan misi perdamaian di Lebanon.
Ketiganya adalah Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar, Sersan Satu Muhammad Nur, dan Prajurit Kepala Farizal Rhomadhon. Selain itu, sejumlah prajurit lainnya juga dilaporkan mengalami luka-luka. (*)



