Bandara Internasional Lombok Buka Posko Angkutan Lebaran, Prediksi Penumpang Capai 136 Ribu Orang
Mataram (NTBSatu) – Pengelola Bandara Internasional Lombok akan membuka Posko Angkutan Lebaran 2026, guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik melalui jalur udara.
Posko tersebut akan sebagai pusat layanan informasi, sekaligus tempat pengaduan bagi penumpang yang mengalami kendala selama perjalanan. Melalui posko ini, masyarakat dapat menyampaikan keluhan, meminta bantuan, maupun memperoleh informasi terkait jadwal penerbangan dan layanan bandara selama periode angkutan Lebaran.
General Manager (GM) Bandara Internasional Lombok, Aidil Philip Julian menyampaikan, posko ini berlaku selama 18 hari. Pembukaan posko ini sebagai bentuk antisipasi melonjaknya pergerakan penumpang selama periode mudik lebaran 2026.
“Jumlah pergerakan penumpang diperkirakan mencapai sekitar 136 ribu orang dengan pertumbuhan sekitar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Aidil, Selasa, 10 Maret 2026.
Adapun proyeksi pertumbuhan 4 persen, ujarnya, masih pihaknya hitung berdasarkan total jumlah penumpang secara keseluruhan. Sementara itu, pemetaan asal penumpang tersebut belum dilakukan perhitungan.
“Karena baik dari bandara tujuan maupun bandara asal itu belum ada pemilahan,” ujarnya.
Terkait kemungkinan penambahan penerbangan (extra flight), hingga saat ini belum ada izin rute tambahan yang pihaknya terbitkan. Meski demikian, sejumlah maskapai telah berkoordinasi dan merencanakan kemungkinan penambahan penerbangan.
“Secara indikatif memang sudah ada rencana, tetapi belum ada pengajuan resmi untuk penambahan penerbangan. Kami masih menunggu izin dari Kementerian Perhubungan,” katanya.
“Jika nantinya izin penambahan penerbangan telah diterbitkan, pihak bandara akan segera menyampaikan informasi tersebut kepada publik,” tambahnya.
Persiapan Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026
Ia juga mengungkapkan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan sejak awal Januari. Fokus utama persiapan tersebut meliputi peningkatan fasilitas teknologi, serta penguatan sistem keamanan di area bandara. Hal ini guna memastikan kelancaran arus penumpang selama musim mudik Lebaran.
“Dari sisi bandar udara kami sudah melakukan persiapan sejak awal Januari. Faktor utama yang kami siapkan adalah fasilitas teknologi dan juga keamanan. InsyaAllah dari segi bandar udara kami siap menyelenggarakan posko angkutan Lebaran tahun ini,” ungkapnya.
Pihaknya juga memperkuat kesiapan tersebut dengan hasil audit fasilitasi menjelang mulainya posko. Pemeriksaan tersebut oleh Direktorat Bandar Udara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
“Hari ini audit sudah selesai dan kesimpulannya Bandara Lombok dapat menyelenggarakan posko, serta masih memenuhi standar yang berlaku,” tutupnya. (*)



