Hukrim

Pengamat Soroti Dampak Video Diduga Asusila pada Reputasi Perguruan Tinggi, Minta Polda NTB Bertindak Cepat

Merugikan Pendidikan Tinggi di NTB

Dari perspektif akademisi, Syamsul menilai, kasus ini sangat merugikan dunia pendidikan tinggi di NTB jika tidak segera ditangani secara cepat, transparan dan profesional.

“Saya sebagai akademisi melihat ini sangat merugikan, apalagi narasinya mengerucut ke perguruan tinggi tertentu di NTB. Bahkan bukan tidak mungkin kampus lain juga ikut merasa dirugikan,” katanya.

Ia menambahkan, kejelasan duduk perkara hanya dapat diperoleh melalui proses penegakan hukum, termasuk langkah lain yang juga penting memastikan waktu pembuatan video tersebut.

“Tidak kalah penting untuk mengetahui kapan terjadinya, karena ada yang mengatakan video itu dari tahun lalu. Hal ini juga memengaruhi undang-undang yang akan digunakan,” ujarnya.

Syamsul meminta, aparat kepolisian dalam hal ini Polda NTB tidak bersikap pasif dan berlarut lama dalam menyikapi persoalan tersebut.

“Polda NTB harus segera. Perlu segera ditangani karena kita khawatir bisa menjelekan citra perguruan tinggi dan berdampak pada minat masyarakat melanjutkan pendidikan tinggi di NTB,” tegasnya. (Alwi)

Laman sebelumnya 1 2 3

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button