Lombok Timur

Mentan RI Kunjungi NTB, Janjikan Jaminan Harga Pascapanen

Bangga dengan Bawang Putih NTB

Amran juga menyoroti produktivitas bawang putih di NTB yang ia nilai sangat menjanjikan. Rata-rata produksi mencapai 20 ton per hektare, bahkan di beberapa lokasi mampu menembus 28 ton per hektare.

Selain itu, Mentan menilai kualitas bawang putih lokal NTB jauh lebih unggul dibandingkan produk impor. Untuk memperkuat program tersebut, Kementerian Pertanian akan meluncurkan program khusus dengan dukungan anggaran penuh dari APBN, termasuk penyediaan bibit bawang putih.

Pemerintah juga memberikan jaminan pasca panen melalui penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). “Negara akan menjamin. Kami siapkan HPP agar harga tetap terjaga. Targetnya jelas, tidak boleh ada petani yang rugi,” kata Mentan.

Selain sektor hortikultura, Mentan menekankan pentingnya sistem pertanian terintegrasi, mulai dari ketersediaan pakan, pengembangan peternakan, hingga stabilitas harga jagung di tingkat petani sebagai fondasi ketahanan pangan daerah.

Mentan menutup arahannya dengan mengingatkan bahwa perubahan mindset menjadi kunci kemajuan. “Kalau mindset berubah, nasib ikut berubah. Negara ini akan maju kalau kita siap dan langsung bertindak,” tambahnya.

Dalam kunjungan tersebut, Mentan juga meninjau langsung lantai jemur dan lahan tanam bawang putih. Kehadirannya disambut Gubernur NTB, Bupati Lombok Timur, serta ratusan PPL dari berbagai kabupaten di Pulau Lombok. (*)

Laman sebelumnya 1 2

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button