Kabupaten Bima

TNI Targetkan Pembukaan 700 Meter Jalan Usaha Tani di Desa Sando Kecamatan Monta

Mataram (NTBSatu) – Pra-Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127, membangun jalan usaha tani di Desa Sando, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Rayon Militer (Danramil) 1608-07/Monta, Mayor Cke Ade, untuk memastikan pembangunan infrastruktur sepanjang 700 meter sesuai target.

Memasuki hari kedelapan, prajurit TNI yang bekerja sempat mengalami kesulitan karena medan yang sulit. Namun mereka memastikan pembangunan akses jalan usaha tani, yang menjadi impian masyarakat bisa berjalan lancar.

Kesulitan karena Terkendala Lumpur

Mayor Ade mengungkapkan kesulitan terbesar yang dihadapi pada hari kedelapan. Ia mengatakan, lahan sawah berlumpur menjadi kendala utama di lapangan.

“Tantangan terbesar saat ini adalah kondisi tanah. Area persawahan yang berlumpur membutuhkan penanganan ekstra melalui penimbunan yang padat. Selain itu, faktor cuaca juga sangat menentukan kecepatan kerja di lapangan,” ujarnya pada NTBSatu, Minggu, 8 Februari 2026.

Kendala seperti struktur tanah yang lembek, juga sempat membuat pergerakan alat berat, dan mobilisasi material menjadi sangat terbatas.

Di sisi lain, sebanyak 59 unit truk pengangut tanah berhasil dikerahkan, guna memperkuat struktur tanah agar tidak mudah amblas, setelah pembangunan selesai dilakukan.

Secara akumulatif, panjang jalan yang sudah dibuat mencapai 325 meter dari total target 700 meter. Ini membuktikan progres hari kedelapan mencapai 20 meter jalan dengan lebar 4 meter.

Sebelumnya, program pembangunan jalan baru usaha tani, menunjukkan semangat “Su’u Sawa’u Sia Sawale”. Terlihat dari kerjasama yang dilakukan antara TNI dan warga sekitar.

Bagi warga, kehadiran jalan baru ini bukan sekadar tumpukan material saja, tetapi menjadi harapan baru untuk menghidupkan, sekaligus mengembangkan urat nadi ekonomi masyarakat.

Mengingat selama ini, akses menuju lahan pertanian di Desa Sando, harus bergantung dengan kondisi cuaca. Sehingga jumlah transportasi pengangkut hasil tani, seringkali lumpuh total, dan biaya angkut membengkak.

Sementara itu, Mayor Ade, menegaskan jika pembangunan jalan usaha tani, menjadi program yang sangat krusial pada tahap Pra-TMMD. Karena dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

Selesainya jalan baru sepanjang 700 meter, diharapkan menjadi kado warga Desa Sando. Sekaligus memangkas waktu petani menuju pusat pemasaran dan mampu meningkatkan taraf hidup dari sektor pertanian yang lebih efisien. (Inda)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button