Kota Mataram

Sistem Elektronik Pemkot Mataram Diserang Ratusan Ribu Peretas

Mataram (NTBSatu) – Keamanan sistem elektronik Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram berada dalam kondisi siaga tinggi.

Kepala Bidang Persandian dan Statistik Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Mataram, I Nyoman Gunawan menyampaikan, berdasarkan pantauan real-time, tercatat 138.000 serangan siber yang mencoba menyerang seluruh sistem elektronik milik Pemkot dalam kurun waktu hanya 24 jam.

“Di sini terlihat dalam 24 jam itu ada 138 ribu serangan ke seluruh sistem elektronik kita,” terangnya kepada NTBSatu, Jumat, 30 Januari 2026.

Melalui pusat kendali, tim siber Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Mataram memantau setiap pergerakan serangan secara mendalam. Termasuk, negara asal hingga target spesifiknya.

Sebagai gambaran agresivitas serangan, portal utama mataramkota.go.id tercatat menerima 10 serangan hanya dalam rentang waktu 7 menit.

Meski menghadapi ancaman yang masif 24 jam secara nonstop, upaya perlindungan tetap berjalan di tengah berbagai keterbatasan.

Gunawan mengakui, keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi hambatan utama dalam mengoptimalkan pertahanan siber. 

Menurutnya, saat ini jumlah SDM atau tenaga ahli masih sangat terbatas dibandingkan dengan beban kerja pemantauan 165 sistem elektronik resmi.

Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan, minimnya alokasi dana berdampak langsung pada pemenuhan sarana dan prasarana.

“Akibat keterbatasan biaya, baru sebagian kecil sarana prasarana yang mampu memenuhi standar spesifikasi teknis yang ditetapkan oleh BSSN,” jelasnya.

Kendati demikian, Gunawan menerangkan, tim keamanan siber tetap berupaya optimal melakukan mitigasi hingga proses pemulihan jika terjadi serangan.

Hal ini demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital pemerintah, seperti sistem registrasi dan layanan publik lainnya.

“Walau tidak 100 persen bisa aman, tapi inilah upaya Kota Mataram untuk melindungi pusat elektronik dengan SDM yang sangat terbatas,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button