Fatepa Unram Dorong Inovasi Pangan Bernilai Tambah dalam Kuliah Tamu Internasional
Lombok Timur (NTBSatu) – Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri Universitas Mataram (Fatepa Unram), mendorong penguatan inovasi pangan bernilai tambah melalui Kuliah Tamu Internasional bertajuk “Development of Value-Added Functional Foods from Selected Agricultural Resources”, Senin, 19 Januari 2026.
Kegiatan ini menegaskan komitmen Fatepa Unram dalam mengarahkan riset pangan agar tidak berhenti pada publikasi ilmiah. Tetapi juga, mampu diterapkan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Kuliah tamu internasional tersebut menghadirkan Prof. Wan Rosli Bin Wan Ishak dari School of Health Sciences Universiti Sains Malaysia, yang juga menjabat sebagai Dean, School of Health Sciences.
Ia memaparkan, kawasan Asia Tenggara masih menghadapi berbagai persoalan kesehatan serius, mulai dari diabetes, stunting, obesitas, hingga penyakit degeneratif.
Menurutnya, pengembangan pangan fungsional berbasis sumber daya pertanian lokal menjadi solusi strategis untuk menjawab tantangan tersebut. Sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian.
Prof. Wan Rosli menekankan, banyak bahan pangan lokal dan limbah pertanian yang selama ini terabaikan justru memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk inovatif.
Ia mencontohkan pemanfaatan rambut jagung, pisang terlalu matang, jamur, dan rumput laut sebagai bahan baku pangan fungsional.
Selain itu, ia memperkenalkan konsep hidden fiber sebagai pendekatan untuk meningkatkan asupan serat masyarakat tanpa mengubah pola konsumsi secara drastis.
Lebih lanjut, Prof. Wan Rosli menilai inovasi pangan harus berjalan seiring dengan hilirisasi riset. “Perlu kolaborasi dengan industri, efisiensi biaya produksi, serta kesiapan proses scale-up. Agar hasil riset dapat diterapkan secara luas dan memiliki nilai ekonomi yang berkelanjutan,” ucapnya.



