Politik

Ahmad Muhaimin Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum ALSHCI Periode 2026–2030

Ia juga menyinggung perjalanan ALSHCI sejak didirikan pada 2017.

“Sejak didirikan pada 2017, ALSHCI hanya beranggotakan 3 lembaga survei. Alhamdulillah, hingga kini telah berkembang menjadi 27 lembaga anggota yang tersebar di wilayah Jawa, Bali–Nusa Tenggara, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Ini adalah modal besar untuk menjadikan ALSHCI sebagai kekuatan nasional dalam riset opini publik dan kebijakan berbasis data,” tambahnya.

Munas ALSHCI 2026 ini dihadiri oleh perwakilan lembaga survei dan hitung cepat dari berbagai daerah di Indonesia. Selain agenda pemilihan ketua umum, Munas juga membahas penguatan kode etik, standardisasi metodologi, peningkatan kualitas SDM peneliti. Serta perluasan peran lembaga survei dalam membaca dan menganalisis dinamika ekonomi, sosial, dan politik nasional.

Di bawah kepemimpinan Ahmad Muhaimin, ALSHCI menargetkan penguatan kelembagaan, peningkatan standar mutu riset. Serta perluasan kerja sama strategis dengan pemerintah, lembaga negara, perguruan tinggi, media, dan sektor swasta, khususnya dalam bidang riset kebijakan publik dan pengukuran kepuasan masyarakat.

IKLAN

Dengan susunan kepemimpinan baru ini, ALSHCI diharapkan semakin kokoh sebagai organisasi yang menjaga kredibilitas, independensi, dan akuntabilitas lembaga survei dan hitung cepat. Sekaligus, menjadi pilar penting dalam mendukung pengambilan kebijakan nasional yang berbasis data dan bukti ilmiah. (*)

Laman sebelumnya 1 2

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button