Pemerintahan

Prabowo: Penyebar Sinisme dan Pesimisme Kemungkinan Dibayar Asing

Jakarta (NTBSatu) – Presiden Prabowo Subianto menilai, ejekan dan sinisme kepadanya tidak dilakukan oleh banyak pihak. Menurutnya, caci maki tersebut hanya berasal dari segelintir orang yang memiliki sumber daya dan sarana untuk menyebarkan pesimisme di ruang publik.

Hal itu Prabowo sampaikan saat meresmikan Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan, Senin, 12 Januari 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia bahkan menyebut adanya dugaan keterlibatan kekuatan asing di balik penyebaran narasi negatif terhadapnya.

“Saya tahu sebetulnya enggak banyak, segelintir orang saja. Hanya dia mungkin punya uang, dia punya sarana, dia bisa menyebarkan sinisme, pesimisme, dan kemungkinan besar mereka dibayar oleh kekuatan-kekuatan asing. Itu keyakinan saya,” ujar Prabowo mengutip kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa, 13 Januari 2026.

Meski demikian, Prabowo menegaskan, tidak gentar menghadapi berbagai ejekan dan caci maki. Ia mengaku tetap bekerja tanpa ragu demi kepentingan rakyat, meskipun kritik dan hujatan terus berdatangan.

IKLAN

“Kita berbuat yang baik, berbuat yang benar, masih dicaci maki, tapi tidak apa-apa. Kita tidak ragu-ragu,” ucapnya.

Dalam pidatonya, Prabowo juga meminta seluruh jajaran pemerintah untuk terus bekerja dengan baik agar hasil kerja tersebut dapat menjadi bukti nyata bagi masyarakat. Ia meyakini, langkah dan tekad pemerintahannya berada di jalur yang benar.

“Saya hari ini merasa bahwa tekad kita benar dan dibuktikan benar,” katanya.

Selain menyinggung soal ejekan, Prabowo turut memberikan pernyataan tegas terkait kondisi internal pemerintahannya di tengah maraknya spekulasi di ruang digital. Ia menyadari, banyaknya narasi liar dan analisis dari berbagai pihak di media sosial yang mencoba mengulas situasi internal kabinetnya.

Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terpengaruh

Prabowo mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh opini-opini yang tidak berdasar. Ia menyebut, sejumlah analis media sosial kerap membangun narasi seolah-olah terjadi konflik di internal pemerintahan.

“Jangan percaya orang-orang yang terlalu pintar. Yang ngomong di sosmed, menganalisis ‘terjadi sesuatu perpecahan di antara lingkungannya Prabowo’. Wah seru, saya sendiri tertarik, dari mana ini informasinya?,” ujarnya.

Menurut Prabowo, kondisi di lapangan justru menunjukkan hal yang sebaliknya. Ia menegaskan, kabinet saat ini solid dan kompak dalam bekerja. Keberhasilan yang pemerintah raih, katanya, merupakan hasil dari kerja sama tim yang kuat.

“Tapi enggak. Saya merasa kerja keras, kompak, teamwork yang luar biasa sehingga kita mencapai keberhasilan demi keberhasilan, bukti demi bukti,” tegas Prabowo dengan nada optimistis. (*)

Alan Ananami

Jurnalis NTBSatu

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button