Catat! Pengalihan Rute dan Rekayasa Lalu Lintas saat Pawai Ogoh-ogoh 2026
Mataram (NTBSatu) – Pelaksanaan Pawai Ogoh-Ogoh 2026 dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 di Kota Mataram, membawa perubahan rute dan rekayasa lalu lintas yang perlu masyarakat perhatikan.
Sebanyak 850 personel gabungan ikut terlibat dalam pengamanan kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 18 Maret 2026. Kegiatan ini melibatkan 350 personel Polresta Mataram, 260 personel BKO Polda NTB, 90 personel TNI, serta 150 personel instansi terkait. Seluruh unsur tersebut menjalankan peran sesuai tugas masing-masing guna mendukung kelancaran acara.
Kasat Lantas Polresta Mataram, AKP Muhamad Puteh Rinaldi menjelaskan, setiap personel menjalankan fungsi berbeda. Mulai dari pengamanan jalur pawai hingga pengaturan arus kendaraan pada titik pengalihan.
Pengawasan dan deteksi dini juga menjadi bagian penting, untuk mencegah potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.
“Selain itu terdapat 260 personel BKO dari Polda NTB, 90 personel BKO dari TNI, serta 150 personel dari instansi terkait lainnya yang turut dilibatkan dalam pengamanan kegiatan pawai,” jelas Puteh dalam keterangan tertulisnya pada Selasa, 17 Maret 2026.
Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Pawai
Rute utama pawai dari Simpang Empat Karang Jangkong, kemudian bergerak menyusuri Jalan Pejanggik menuju kawasan Cakranegara, dan berakhir di Taman Mayura. Panjang rute mencapai sekitar 1,5 kilometer dengan lebar jalan berkisar antara 10 hingga 13 meter.
“Total panjang rute pawai sekitar 1,5 kilometer, dengan lebar jalan berkisar antara 10 hingga 13 meter,” tambahnya.
Selama pawai berlangsung, pengalihan arus lalu lintas berlaku pada sejumlah ruas jalan yang terhubung dengan Jalan Pejanggik mulai pukul 08.00 hingga 18.00 Wita. Petugas akan berjaga pada berbagai persimpangan strategis, guna mengatur pergerakan kendaraan sekaligus membantu masyarakat yang melintas di sekitar lokasi kegiatan.
Masyarakat dapat memanfaatkan jalur alternatif untuk menghindari kepadatan kendaraan. Pengendara bisa mengakses Jalan Bung Hatta ke arah selatan lalu melanjutkan perjalanan ke arah utara melalui Jalan Terusan Bung Hatta. Selain itu, jalur melalui Jalan Transito hingga Jalan Sriwijaya juga dapat menjadi pilihan.
Selain pengaturan arus lalu lintas, aparat juga menempatkan personel pada titik keramaian untuk menjaga keamanan serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang ingin menyaksikan pawai.
“Setiap personel memiliki tugas berbeda-beda. Ada yang melakukan pengamanan langsung di lokasi pawai, ada juga yang ditempatkan di jalur-jalur pengalihan untuk memastikan arus lalu lintas tetap berjalan lancar,” ujarnya.
Polresta Mataram mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan lebih awal, serta mematuhi arahan petugas. Kepatuhan terhadap pengaturan lalu lintas akan membantu kelancaran kegiatan, sekaligus menjaga kenyamanan bersama selama perayaan berlangsung. (*)



