Guru Ngaji di Mataram Diduga Cabuli Anak-anak saat Baca Al-Qur’an

Mataram (NTBSatu) – Oknum guru ngaji di Ampenan, Kota Mataram inisial HB dilaporkan ke polisi. Dugaannya ia mencabuli sejumlah muridnya saat membaca Al-Qur’an.
Kasubnit I Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polresta Mataram, Aiptu Sri Rahayu mengatakan, HB mencabuli murid dengan jumlah sedikitnya 6 orang. Korban merupakan anak di bawah umur.
“Dari kasus ini kami sudah minta keterangan dua orang. Pertama, korban. Yang kedua, korban yang juga menjadi saksi,” kata Yayuk, sapaan akrab Sri Rahayu, Rabu, 30 Juli 2025.
Total murid yang mengaji di HB berjumlah sekitar 26 orang. Pelaku melancarkan aksi bejatnya dengan memegang wilayah sensitif korban.
Modusnya, pria 35 tahun itu mengambil kesempatan ketika muridnya saling simak membaca Al-Qur’an. Saat korban sedang membaca kitab suci, ia meminta murid duduk mendekatinya.
Ketika melihat situasi aman ia pun menyentuh-mencubit bagian tubuh sensitif para murid. “Ada juga yang dirangkul sambil ngaji,” ucap Yayuk.
Motif lain, HB sengaja mencari kesalahan anak-anak tersebut. Kemudian ia memukulnya menggunakan rotan. “Kemudian diajak ngomong, tapi nanti tiba-tiba merangkul (mencabuli),” lanjutnya.