Sejumlah Titik di Lombok Barat Rawan Macet Jelang Lebaran
Lombok Barat (NTBSatu) – Sat Lantas Polres Lombok Barat, memprediksi sejumalh titik akan mengalami peningkatan arus kendaraan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Meski demikian, secara umum kondisi lalu lintas di wilayah Lombok Barat diperkirakan tetap terkendali.
Kasat Lantas Polres Lombok Barat, Iptu Anton Prasetya Wijaya mengatakan, hasil pemetaan menunjukkan potensi kepadatan kendaraan terutama terjadi pada beberapa hari menjelang dan setelah hari raya.
Berdasarkan prediksi yang pihaknya susun dalam operasi pengamanan mudik, kepadatan lalu lintas diperkirakan mulai terlihat pada H-2 dan H-1 Lebaran. Yakni, sekitar tanggal 18 hingga 19 Maret 2026.
Pada periode tersebut, perkiraannya arus kendaraan meningkat seiring pergerakan masyarakat yang mulai melakukan perjalanan mudik. Selain itu, pihaknya juga memprediksi peningkatan arus kendaraan terjadi pada H+3 Lebaran atau sekitar 23 Maret 2026 pada masa arus balik.
Sementara itu, pada hari-hari lainnya, kondisi lalu lintas di Lombok Barat masih berada dalam kategori normal. “Berdasarkan prediksi situasi lalu lintas, kepadatan biasanya mulai terlihat menjelang hari raya, terutama pada H-2 dan H-1. Setelah itu kembali normal, kemudian meningkat lagi saat arus balik,” ujar Iptu Anton kepada NTBSatu, Minggu, 15 Maret 2026.
Selain memantau arus kendaraan pada periode mudik dan balik, Sat Lantas juga mengantisipasi potensi kemacetan di sejumlah jalur wisata yang biasanya ramai setelah Lebaran. Salah satu titik yang bakal mengalami lonjakan kendaraan adalah jalur menuju kawasan wisata Senggigi hingga Batulayar.
Menurut Iptu Anton, jalur tersebut biasanya masyarakat padati saat perayaan Lebaran Topat. Yakni, tradisi masyarakat Lombok yang berlangsung sekitar sepekan setelah Idulfitri.
“Yang berpotensi macet biasanya di jalur arah Senggigi – Batulayar. Saat Lebaran Topat banyak warga yang merayakan di kawasan pantai, terutama pada hari Sabtu dan Minggu,” jelasnya.
Pastikan Arus Mudik Aman
Meski demikian, untuk arus mudik Lebaran sendiri, pihaknya memastikan kondisi lalu lintas di Lombok Barat relatif aman. “Untuk arus mudik diprediksi masih aman,” katanya.
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, Sat Lantas Polres Lombok Barat juga menyiapkan sejumlah langkah pengamanan melalui Operasi Ketupat Rinjani 2026.
Beberapa upaya yang pihaknya lakukan antara lain survei jalur mudik bersama instansi terkait, sosialisasi tertib lalu lintas kepada masyarakat. Serta, pemasangan rambu peringatan di jalur yang berpotensi mengalami gangguan.
Selain itu, kepolisian juga akan melakukan rekayasa lalu lintas situasional serta menyiapkan personel mobiling guna mencegah kemacetan di titik-titik rawan. Dengan berbagai langkah tersebut, harapannya arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 di wilayah Lombok Barat dapat berjalan lancar dan aman bagi masyarakat. (Zani)



