Mataram (NTBSatu) – Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri mendorong koperasi di NTB untuk meningkatkan produktivitas dan profesionalisme dalam pengelolaan.
Dalam pertemuan dengan pengurus Pusat Koperasi Serba Usaha Karya Terpadu Madani (PKSU KTM) NTB pada 22 Maret 2025, Umi Dinda -sapaan akrabnya- menekankan pentingnya sinergi antar koperasi dan lembaga terkait guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Data terkini menunjukkan dari 4.847 koperasi yang terdaftar di NTB, sekitar 47 persen atau 2.200 koperasi tidak aktif. Kondisi ini mendorong pemerintah untuk melakukan pendataan ulang dan mendorong koperasi yang masih aktif agar lebih produktif.
“Koperasi-koperasi yang sudah sehat dan berdiri mandiri dapat menjadi contoh. Bisa mengajarkan koperasi-koperasi lain untuk tumbuh dan berkembang. Apalagi ini salah satu program dari Presiden kita, Bapak Prabowo, yang ingin menghidupkan kembali berbagai program skala desa. Sehingga tidak hanya dari sisi ketahanan pangan, penguatan ekonomi, dan pengelolaan BUMDes yang baik. Diharapkan menyebar di sejumlah desa yang ada di Indonesia,” jelas Umi Dinda.
Pada kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya manajemen koperasi yang profesional dan transparan. Menurutnya, koperasi yang sehat dan terkelola dengan baik mampu memberikan manfaat lebih besar bagi anggotanya dan masyarakat luas.
“Kami ingin melihat koperasi di NTB tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat. Pemerintah siap mendukung, baik dalam hal regulasi, pendampingan, maupun akses pembiayaan,” tambahnya.
Umi Dinda juga mengajak koperasi untuk lebih terbuka dalam menjalin kemitraan dengan lembaga keuangan, instansi pemerintah. Serta komunitas ekonomi kreatif, agar ekosistem usaha semakin kuat dan produktif.
“Sekali lagi kita bisa melihat titik-titik di mana yang utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberikan sentuhan langsung. Pastikan masyarakat dapat merasakan kehadiran pemerintah dari berbagai segi kehidupan,” pungkasnya. (*)