BERITA NASIONALHEADLINE NEWSHukrim

Event Lombok Sumbawa Motorcross Senilai Rp24 Miliar Diusut Kejati NTB

Mataram (NTBSatu) – Penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi atau Kejati NTB mengusut dugaan penyimpangan pada anggaran event Lombok Sumbawa Motocross Competition Tahun 2023.

Informasi NTBSatu, sejumlah pihak sudah keterangan. Seperti, penyelenggara event, termasuk Pejabat Dinas Pariwisata Provinsi NTB.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati NTB, Ely Rahmawati membenarkan jika pihaknya mengusut dugaan korupsi ajang internasional tersebut.

“Iya, ada (penyelidikan, red),” kata Ely kepada wartawan di Ruang Media Center Kejati NTB pada Selasa, 9 Juli 2024.

Proses penanganan perkara dugaan korupsi tersebut, sambung Ely, masih berjalan di tahap penyelidikan. Pihak kejaksaan telah memanggil sejumlah saksi untuk diminta keterangan.

Namun, Ely belum menyebutkan siapa saja pihak yang sudah jaksa panggil. Termasuk bagaimana kronologisnya.

“Masih lid (penyelidikan, red). Belum kami kasi keterangan banyak-banyak,” ujar Aspidsus.

Kasus ini berawal ketika panitia Motocross Grand Prix atau MXGP pada tahun 2023 mengajukan proposal ke pemerintah pusat. Saat itu Dr. Zulkieflimansyah menjabat sebagai Gubernur NTB. Namun, anggaran yang panitia ajukan tidak kunjung keluar.

Ketika masa jabatan beralih ke Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, pemerintah pusat menggelontorkan anggaran untuk panitia. Dengan catatan, harus ada pengajuan proposal baru.

Pemprov NTB pun mengemas acara serupa tapi dengan desain berbeda. Lahirlah event Lombok – Sumbawa Motorcross. Setelah mendapat approval pemerintah pusat, cairlah anggaran Rp24 miliar.

Puluhan miliar anggaran tersebut untuk keperluan penyelenggaran Lombok – Sumbawa Motocross yang berlangsung di Sirkuit Tohpati Sayang-Sayang, Kota Mataram. Selain event utama, peruntukkan anggaran pada sejumlah side event lainnya.

Atensi Kajati yang Baru

Kepala Kejaksaan Tinggi NTB, Enen Saribanon. Foto: Zulhaq Armansyah

Sementara Kepala Dinas Pariwisata NTB, Jamaludin Malady sebelumnya mengaku, bahwa pihaknya telah merealisasikan Rp24 miliar untuk semua pembiayaan event tersebut. Alokasinya untuk sejumlah event selama 9 hari.

Dinas Paritiwsata NTB saat itu menargetkan 300 pebalap yang akan beradu cepat di event motocross ini dan 3000 peserta Touring Sumbawa Community dan Explore Lombok Community

Motocross Lombok Sumbawa 2023 ini digelar selama 9 hari. Rangkaian acaranya antara lain, E Sport Competition 17-19 November 2023, Touring Sumbawa Comunity 18-19 November 2023, Parade Otomotif 22 November 2023, Explore Lombok Comunity 23-26 November 2023, Motorcross Gress Track 24-26 November 2023, Sasambo Costum Motofest 24-26 November 2023, Sasambo Creative Feat 24-26 November 2023, Sound of Noise 24-26 November 2023, dan Touring Comunity 25-26 November 2023.

Salah satu event yang paling menyedot anggaran adalah konser musik yang berlangsung di eks Bandara Selaparang selama empat hari.

Sementara Kepala Kejaksaan Tinggi NTB, Enen Saribanon juga merespons dugaan korupsi ajang tersebut.

Enen pribadi, masih mengumpulkan perkara dari setiap bidang, termasuk kasus korupsi. Sebab ia baru menjabat sebagai Kajati NTB.

InsyaAllah kami akan selesaikan. Kami mengumpulkan tim untuk menindaklanjuti ini supaya ada kepastian hukum,” jelasnya. (KHN)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button