Lombok Timur (NTBSatu) – Penjabat (Pj) Bupati Lombok Timur, M Juaini Taofik, menerima kunjungan Tim Satgassus Pencegahan Korupsi Polri di ruang rapatnya, Rabu, 15 Mei 2024.
Pertemuan tersebut guna membahas upaya antisipasi sekaligus memastikan tidak terjadi penyelewengan pupuk subsidi di Kabupaten Lombok Timur masa penyaluran 2024.
Taofik menyampaikan, kuota pupuk subsidi yang diterima Lombok Timur pada 2024 meningkat dibanding tahun sebelumnya. Di mana pupuk jenis urea meningkat sampai 90 persen dan NPK meningkat 120 persen.
“Selain itu, poin pentingnya adalah memastikan pupuk tersebut didistribusikan sesuai dengan harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan,” kata Taofik.
Ia juga memastikan, jika nantinya ditemukan kasus penyelewengan, maka akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.
Berita Terkini:
- Viral di TikTok, PT Allianz PHK Ratusan Karyawan Demi Efisiensi
- Lebaran Topat 2025: Harmoni Religi, Budaya, dan Wisata di Jantung Kota Mataram
- Liburan Hemat nan Hangat di Pantai Senggigi, Pilihan Warga Mataram Saat Libur Panjang Lebaran
- ASN Dapat Tambahan Libur, WFA Diperpanjang Sampai 8 April 2025
- Pemkot Mataram Tak Ikuti WFA Nasional, ASN Wajib Masuk 8 April
Ia juga memastikan Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) sebagai wadah koordinasi dalam pengawasan pendistribusian pupuk dan pestisida tetap dipertahankan pihaknya.
Sementara perwakilan Satgassus Pencegahan Korupsi Polri, Herbert Nababan, mengungkapkan kunjungan timnya merupakan bagian dari upaya pencegahan korupsi, khususnya terkait pupuk bersubsidi.
Pihaknya hendak memastikan bahwa kuota pupuk yang telah diberikan Pemerintah Pusat tepat sasaran dan disalurkan tepat waktu untuk mendukung usaha tani masyarakat.
Guna memastikan harapan tersebut, di hadapan Tim Satgasus Polri, Taofik menandatangani SK Pupuk Subsidi untuk masing-masing kecamatan di Kabupaten Lombok Timur. (MKR)