Pasutri asal Lombok Tengah Gagal Berangkat Berangkat Haji akibat Insiden Jatuh di Toilet
Mataram (NTBSatu) – Pasangan suami istri (pasutri) Calon Jemaah Haji (CJH) asal Lombok Tengah urung berangkat akibat terkendala sakit.
Sang istri, Baiq Srimunda Hartini (62) asal Desa Beleka Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah, terjatuh di kamar mandi atau toilet saat di Masjid Agung Praya.
Sementara, sang suami Ki Agus Adnan (63) menunda keberangkatannya demi menjaga sang istri yang jatuh sakit.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Nusa Tenggara Barat melalui Plt Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Drs Haji Azharuddin mengatakan, CJH yang sakit direkomendasikan tidak berangkat dalam kelompok terbang yang seharusnya. Namun, berangkat dalam kloter-kloter berikutnya.
Berita Terkini:
- Mutasi sebagai Momentum Konsolidasi Kebijakan: Catatan Birokrasi NTB Memasuki Tahun Kedua
- Teluk Ekas Lombok Timur Ditetapkan sebagai Pusat Riset Rumput Laut Dunia
- Kapolri Perintahkan Tes Urine Serentak Polisi Usai Kasus Narkoba Eks Kapolres Bima Kota
- Tiga SPPG di Sumbawa Dihentikan Sementara Akibat Kasus Keracunan dan Konflik Internal
- Pemprov NTB Nilai UU Provinsi Kepulauan Perkuat Peran Daerah
“Jemaah calon haji itu menerima dengan penuh keikhlasan penundaan tersebut. Ia menerima jika tidak diberangkatkan dalam kloter dua ini, tapi berangkat pada kloter berikutnya,” ungkap Azhar.
Sementara itu, Ketua Tim Surveilans dan Kekarantinaan Kesehatan Haji Embarkasi LOP Khairul Yamin, SKM, M.Kes mengatakan, CJH yang cidera telah dirawat ke Rumah Sakit untuk selanjutnya dilakukan tindakan operasi.
“InsyaAllah operasi ini akan lancar, mohon doa segera pulih dan bisa diberangkatkan pada kloter berikutnya,” tandas Yamin. (GSR)



