Pasutri asal Lombok Tengah Gagal Berangkat Berangkat Haji akibat Insiden Jatuh di Toilet
Mataram (NTBSatu) – Pasangan suami istri (pasutri) Calon Jemaah Haji (CJH) asal Lombok Tengah urung berangkat akibat terkendala sakit.
Sang istri, Baiq Srimunda Hartini (62) asal Desa Beleka Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah, terjatuh di kamar mandi atau toilet saat di Masjid Agung Praya.
Sementara, sang suami Ki Agus Adnan (63) menunda keberangkatannya demi menjaga sang istri yang jatuh sakit.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Nusa Tenggara Barat melalui Plt Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Drs Haji Azharuddin mengatakan, CJH yang sakit direkomendasikan tidak berangkat dalam kelompok terbang yang seharusnya. Namun, berangkat dalam kloter-kloter berikutnya.
Berita Terkini:
- Bandara Lombok Siaga Hadapi Lonjakan Trafik Lebaran 2026, Pergerakan Pesawat Diproyeksikan Naik 28 Persen
- Aliansi Rakyat Menggugat Desak Kejati NTB Tetapkan 15 Anggota DPRD sebagai Tersangka Dugaan Gratifikasi
- Mantan Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi Ajukan Diri Jadi JC
- Lawan Kejati, Mantan Kepala BPN Sumbawa Kembali Ajukan Praperadilan
- Izinkan Pejabat Mudik Pakai Mobil Dinas, Bupati LAZ: Asalkan Bertanggung Jawab
“Jemaah calon haji itu menerima dengan penuh keikhlasan penundaan tersebut. Ia menerima jika tidak diberangkatkan dalam kloter dua ini, tapi berangkat pada kloter berikutnya,” ungkap Azhar.
Sementara itu, Ketua Tim Surveilans dan Kekarantinaan Kesehatan Haji Embarkasi LOP Khairul Yamin, SKM, M.Kes mengatakan, CJH yang cidera telah dirawat ke Rumah Sakit untuk selanjutnya dilakukan tindakan operasi.
“InsyaAllah operasi ini akan lancar, mohon doa segera pulih dan bisa diberangkatkan pada kloter berikutnya,” tandas Yamin. (GSR)



