Harga Jagung di Lombok Timur Mulai Merosot
Lombok Timur (NTBSatu) – Harga jagung di tingkat petani di Kabupaten Lombok Timur tengah merosot. Diketahui, Lombok Timur saat ini mulai memasuki musim panen raya.
Penurunan harga jagung tersebut terjadi dari yang sebelumnya mencapai Rp8.000 per kilogram kini menjadi Rp4.500 per kilogram.
Seorang petani di Desa Perigi, Firman, mengatakan turunnya harga jagung sudah terjadi sejak dua minggu terakhir. Penyebabnya adalah pasokan jagung yang sudah mulai besar.
“Dua minggu ini mulai turun. Begitu petani mulai panen, harganya langsung turun,” kata Firman, Rabu, 17 April 2024.
Turunnya harga tersebut diakuinya di luar prediksi para petani. Pasalnya banyak petani yang mengalami gagal panen akibat Lombok Timur dilanda fenomena kekeringan panjang akibat El Nino.
Berita Terkini:
- Spanduk “Tangkap Marga Harun Cs” Berkibar, Mahasiswa Desak 15 Anggota DPRD NTB Diproses Hukum
- Jadwal Lengkap Keberangkatan Jemaah Haji NTB 2026
- Dewan Bongkar Kinerja BUMD NTB, Laba Naik, Risiko Menggunung
- Kasus Roti MBG Berulat di Lombok Tengah Dihentikan, Pengacara Terlapor Desak SPPI Ditindak
“Seharusnya mahal, karena banyak tanaman jagung petani yang mati akibat El Nino. Terutama yang di bagian selatan,” ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur, Sahri, mengatakan pihaknya belum mengetahui berapa hasil produksi jagung per musim panen ini.
Namun ia menyebut luas areal tanaman jagung di Lombok Timur pada tahun ini mencapai 3.285 hektare. (MKR)



