Parsel Mulai Menjamur Jelang Lebaran, Disdag Mataram Awasi Makanan dan Minuman Kadaluarsa
Mataram (NTBSatu) – Beberapa jenis bingkisan lebaran atau parsel mulai menjamur di beberapa tempat mendekati lebaran. Mulai dari kue kering, makanan kaleng, dan lain sebagainya.
Dinas Perdagangan Kota Mataram akan memantau dan mengawasi parsel lebaran untuk mengantisipasi makanan dan minuman yang kedaluwarsa.
“Beberapa distributor seperti toko kue, dan supermarket akan kita pantau, dan Insyaallah kami juga akan berkoordinasi dengan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM),” jelas Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram Uun Pujianto
Uun menjelaskan, pengawasan meliputi, makanan dan minuman harus memenuhi ketentuan izin edar, kemasan tidak rusak, dan tidak kedaluwarsa. Apabila dalam pengawasan ada ditemukan hal itu, maka tim akan meminta untuk dilakukan penggantian.
“Untuk masa kedaluwarsa, parsel makanan dan minuman paling tidak memiliki masa kedaluwarsa tiga bulan. Karena, parsel yang diterima tidak langsung dikonsumsi. Kemungkinan setelah kegiatan halal bihalal bahkan hingga satu bulan ke depan,” katanya.
Berita Terkini:
- Terpilih Aklamasi, Indonesia Resmi Jadi Presiden Dewan HAM PBB 2026
- 73 Keluarga di Lombok Timur Dapat Bantuan Rumah dan Modal Usaha
- Lonjakan Sampah SPPG Capai 300 Kilogram per Hari, DLH Kota Mataram Soroti Kepatuhan Pengolahan Masih Minim
- Mutasi Pemprov NTB, 5 Orang Turun Jabatan
Sehingga, Disdag Kota Mataram akan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada para pelaku usaha parsel agar bisa lebih hati-hati dalam mengisi parsel makanan dan minuman.
Para pelaku usaha juga diimbau selalu mematuhi ketentuan yang berlaku sebagai bentuk komitmen bersama memberikan perlindungan terhadap kesehatan konsumen.
“Kami berharap masyarakat lebih waspada dan detail sebelum membeli produk pangan, apakah ada nomor registrasi produk, kondisi kemasan serta tanggal kedaluwarsa, dan lain sebagainya,” harap Uun. (WIL)



