Dampak Cuaca Ekstrem, 2 Hektare Padi di Sekarbela Rebah Batang
Mataram (NTBSatu) – Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini sangat berpotensi memiliki dampak pada sektor pertanian, seperti gagal panen.
Akan tetapi, sejauh ini sektor pertanian belum mengalami dampak yang signifikan dari cuaca ekstrem tersebut, karena pasokan air yang masih mencukupi.
“Kalau di Kota Mataram sektor pertanian tidak terlalu berdampak, akan tetapi ada kekhawatiran dampak ke depannya, apalagi melihat perkembangan data dari BMKG” ujar Kepala Dinas Pertanian Muhammad Saleh, Jumat, 12 Januari 2024.
Saleh juga mengungkapkan sekitar 2 hektare padi di pertanian wilayah Kecamatan Sekarbela mengalami padi rebah batang, tetapi masih bisa dipanen, dan tidak berpengaruh pada potensi gagal panen.
Dinas Pertanian Kota Mataram juga mendorong para petani agar menjaga sektor pertanian tetap aman. Saleh juga mengatakan banyak hal yang harus dipertimbangkan oleh para petani di Mataram, salah satunya tentang premi asuransi.
Berita Terkini:
- Fatepa Unram–UPM Malaysia Kupas Limbah Pertanian Jadi Produk Bernilai untuk Pangan dan Kesehatan
- Jadi Tersangka, Anak Diduga Bunuh Ayah Kandung di Gunungsari Terancam 15 Tahun Penjara
- Paripurna DPRD KSB: Tukar Guling Aset Kiantar Disepakati, Lahan Smelter Diminta Kaji Ulang
- Wali Kota Mataram Mulai Isi Jabatan Kosong Pekan Depan, Camat dan Inspektorat Jadi Prioritas
“Kalau subsidi dari pemerintah tentang premi saya belum tau hal itu. Bahkan pupuk subsidi Kota Mataram mengalami penurunan jatah, karena dihitung dari luas lahan,” ungkapnya.
Dinas Pertanian Kota Mataram mendorong para petani juga untuk menggunakan pupuk organik, karena jatah pupuk subsidi tidak memenuhi jatah. (WIL)



