Pemprov NTB Tak Ingin Rencana Memperbanyak Pompa Air Memicu Konflik
Mataram (NTBSatu) – Kementerian Pertanian mencanangkan untuk memperbanyak pompa air agar mengairi sawah demi memperlancar penanaman padi.
Hal tersebut bertujuan agar kebutuhan akan stok beras dapat tercukupi hingga musim kemarau selesai.
Kepala Pelaksana BPBD NTB, H. Ahmadi mengatakan, tidak ingin penduduk di hilir sungai melayangkan komplain akibat rencana memperbanyak pompa air tersebut.
Ahmadi ingin agar penduduk yang berdomisili di hilir dan hulu sungai tidak berkonflik.
Berita Terkini:
- Enam Tiang Listrik Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem di Kuta Lombok Tengah
- Kasus PT GNE Jalan di Tempat, Jaksa: Masih Kami Dalami
- TPS Lawata Over Kapasitas, DPRD Minta Pemkot Mataram Bangun TPST dengan Kapasitas Insenerator
- Berhasil Tekan Angka Stunting, Dinkes Lombok Tengah Targetkan Turun hingga 7 Persen di 2026
- Kasus DAK Dikbud NTB Masih Puldata-Pulbaket
“Kalau pemerintah sampai salah mengambil keputusan, masyarakat bisa berkonflik,” ungkap Ahmadi, Kamis, 16 Mei 2024.
Ahmadi memperingatkan masyarakat untuk mengantisipasi kebakaran selama musim kemarau dan kekurangan air bersih untuk masyarakat.
Selama ini, Lombok bagian selatan selalu mengalami kekurangan air bersih selama musim kemarau.
“Jadi, harus senantiasa menghemat penggunaan air. Supaya, ketersediaan air dalam musim kemarau senantiasa aman,” tandas Ahmadi. (GSR)



