Antrean Panjang Berangkat Haji di NTB Jadi Alasan Masyarakat Banyak Berangkat Umrah
Mataram (NTBSatu) – Waktu tunggu calon jemaah haji untuk bisa berangkat ke Tanah Suci terbilang cukup lama, bahkan sampai puluhan tahun. Di NTB, waktu tunggu calon jemaah haji 2024 mencapai 36 tahun.
Hal itu menjadi salah satu faktor pendorong meningkatnya jumlah jemaah umrah di NTB. Terutama calon jemaah yang sudah Lanjut Usia (Lansia).
Kakanwil Kemenag Provinsi NTB, Zamroni Aziz mengatakan, lantaran jumlah masyarakat yang mendaftar haji di NTB terus bertambah tiap tahunnya, sebagian masyarakat mengurungkan niat untuk menunggu hingga mendapat kuota.
Sehingga alternatifnya, masyarakat akan menggantikannya dengan ibadah Umrah.
“Mau tidak mau ambil jalan pintas seperti itu. Karena mungkin berpikir umurnya yang sudah 50 – 60 tahun. Kalau menunggu 36 tahun dianggap tak mungkin, sehingga alternatifnya ya umrah,” kata Zamroni, pada Rabu, 3 Januari 2024.
Berita Terkini:
- Konflik Pembangunan Dapur MBG di Lombok Timur Bertambah
- Gubernur Iqbal Lantik 392 Pejabat Eselon III dan IV Terdampak SOTK
- Gagal Bertemu Gubernur, Camat dan 7 Kades Temui DPRD NTB Desak Proyek Jalan Lenangguar – Lunyuk Segera Dituntaskan
- Terduga Bandar Sabu Pemberi Suap Rp1 Miliar Eks Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Peredaran Narkoba
Adapun jumlah jemaah haji yang sudah mendaftar dan masuk dalam daftar tunggu mencapai sekitar 150.000 – an lebih.
Sementara kuota jemaah haji Provinsi NTB yang didapatkan pada tahun 2024 hanya 4.499 kuota, yang dibagi dalam empat kelompok.



