Saluran Air Mampet Jadi Penyebab Munculnya Genangan di Mataram, Apa Langkah Pemkot?
Mataram (NTB Satu) – Genangan air yang terjadi di kawasan Jalan Airlangga, Gomong, Kota Mataram disebabkan saluran air yang penuh. Meskipun demikian, Pemerintah Kota Mataram sudah memastikan bahwa saat ini kondisi tersebut sudah tertangani dengan baik.
Baca Juga: Tanggapi Keluhan Kusir Cidomo, Pemkot Mataram akan Jadikan RTH Pagutan Pusat Pengolahan Kotoran Kuda
Pemkot Mataram telah mengambil langkah antisipasi dengan melakukan sedimentasi dan penanganan sampah.
“Namun, wilayah ini mengalami overcapacity dari Sangkareang, Gomong, Caturwarga, STAHN, sehingga menyebabkan penumpukan di Jalan Airlangga,” kata Asisten II Bidang Administrasi Pembangunan dan Perekonomian Setda Kota Mataram Miftahurrahman, Jumat, 24 November 2023.
Selain itu, Pemkot Mataram telah melakukan normalisasi dengan memperbesar sistem saluran muara ke kali Ancar. Miftahurrahman mengatakan, meskipun ada rencana untuk memperbesar lebih lanjut, saat ini situasinya masih dapat dikendalikan tanpa beban berat.
Berita Terkini:
- Dimutasi oleh Gubernur NTB, Doktor Najam: Saya Siap Bekerja di Tempat Baru
- Perkuat Kemitraan Global, NTB Kenalkan Potensi Pariwisata hingga Energi Terbarukan ke Kanada
- UIN Mataram Masuk 100 Top Perguruan Tinggi Nasional Versi Webometrics 2026
- 266 Gempa Terdeteksi di Selat Lombok Selama Enam Hari, BMKG Imbau Mitigasi Mandiri
“Pergeseran ke arah barat (Gomong) dihindari, karena berpotensi memberikan beban yang berat pada sistem, terutama di wilayah dengan aliran air yang signifikan,” jelasnya.
“Masalah utama adalah menjaga agar air tidak membawa sampah dan masuk ke gorong-gorong, sehingga dapat menghambat aliran dan menyebabkan luapan ke jalan,” sambungnya.
Pemkot Mataram terus melakukan pemantauan berupaya mengatasi titik genangan yang sering berpindah karena perkembangan permukiman yang tidak disadari.
“Pada tahun 2019, telah diselesaikan normalisasi pada 17 titik, sementara satu titik di sekitar selatan masih menjadi tantangan karena daerah cekungan dengan muka air laut yang lebih tinggi dari daratan,” terang Miftahurrahman.
Baca Juga: Masuki Musim Penghujan, Genangan Air dan Pohon Tumbang Jadi Atensi Khusus Pemkot Mataram
Maka dari itu, Pemkot Mataram optimis bahwa dengan upaya tersebut dilakukan terus-menerus, masalah ini dapat diatasi secara bertahap. (WIL)



