Sumbawa

Mangkrak, Warga Gotong Royong Perbaiki Proyek Jalan Lenangguar – Lunyuk

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Proyek perbaikan jalan provinsi segmen Lenangguar – Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, belum rampung hingga awal Maret 2026.

Pemerintah Provinsi NTB menargetkan penyelesaian proyek pada 31 Desember 2025, lalu memberi perpanjangan waktu selama 50 hari hingga 19 Februari 2026.

IKLAN

Camat Lunyuk, Anhuyas, S.STP., M.Si., menyampaikan, proyek tersebut berhenti sejak sekitar satu bulan lalu tanpa kelanjutan yang jelas.

“Target awal 31 Desember 2025. Provinsi memberi perpanjangan sampai 19 Februari, tetapi sampai sekarang belum selesai,” ujarnya kepada NTBSatu, Selasa, 3 Maret 2026.

Ia mengungkapkan kondisi jalan saat ini rusak dan berlumpur. Pengendara sepeda motor dan mobil masih bisa melintas, tetapi truk pengangkut hasil pertanian sering kesulitan. Sebuah truk sempat tergelincir akibat jalan licin.

Pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa dan warga mengambil inisiatif memperbaiki jalan secara swadaya. Warga bergotong royong menimbun badan jalan menggunakan batu agar truk dapat kembali melintas.

“Kami bersama masyarakat berupaya supaya truk bermuatan besar tetap bisa lewat karena ini menyangkut distribusi hasil bumi,” katanya.

Pemerintah kecamatan juga berkoordinasi dengan Balai Pengawasan Jalan Provinsi dan telah mengirim satu unit alat berat untuk siaga di lokasi.

“Dari tim operator sempat melakukan perbaikan ringan, tetapi karena hujan membuat jalan kembali berlumpur sehingga pekerjaan tidak maksimal,” jelasnya.

Satu-satunya Akses ke Kota Sumbawa

Anhuyas mengatakan warga Lunyuk terus menyampaikan keluhan. Jalan Lenangguar – Lunyuk merupakan satu-satunya akses utama menuju Kota Sumbawa untuk mengangkut padi, jagung, dan komoditas lain. Hambatan distribusi dapat menekan harga jual hasil panen petani.

“Asosiasi sopir terus menyuarakan perbaikan karena truk pengangkut gabah dan jagung paling terdampak,” ujarnya.

Anhuyas menegaskan, kontraktor menghentikan aktivitas proyek sejak satu bulan terakhir. Saat ini, hanya satu alat berat yang berada di lokasi tanpa aktivitas signifikan.

Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot telah melaporkan kondisi jalan tersebut kepada Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal. Hal itu disampaikan Bupati Jarot saat melakukan Safari Ramadan ke Kecamatan Lunyuk pekan lalu.

Pemerintah Kecamatan Lunyuk mendesak Pemerintah Provinsi NTB segera menuntaskan proyek jalan Lenangguar – Lunyuk, terutama menjelang Idulfitri ketika mobilitas warga meningkat.

“Kami berharap pemerintah segera menyelesaikan jalan ini agar masyarakat merasa aman dan nyaman. Jalan ini juga menjadi akses utama pengangkutan hasil bumi yang melimpah,” tegasnya. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button