Aksi Bela Palestina, Peserta Aksi Pertanyakan Keberadaan Pj Gubernur NTB
Mataram (NTBSatu) – Ratusan warga Lombok yang mengatasnamakan “Aliansi Rakyat NTB untuk Palestina” menggelar aksi unjuk rasa di depan gerai McDonald’s di Jalan Sriwijaya, Kota Mataram, Pada Rabu, 8 November 2023.
Aksi yang digelar mulai pukul 9.00 hingga 11.30 Wita itu menyerukan boikot produk Israel dan negara sekutunya.
Seruan boikot dan unjuk rasa itu berkaitan dengan perkembangan konflik di Timur Tengah, di mana Israel dinilai semakin brutal terhadap warga Palestina, terutama di Gaza.
Berita Terkini:
- Penyelundupan 589.760 Batang Rokok Ilegal Digagalkan di Lembar
- Gandeng UT School dan PT Amman, Pemerintah KSB Resmi Luncurkan Program Beasiswa Mekanik Alat Berat
- BPKP Belum Hitung Kerugian Negara Kasus Pengadaan Combine Harvester di Sumbawa Barat
- Intimidasi Geng Motor dan Perang Kembang Api, Satpol PP Kota Mataram Perketat Pengamanan
Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Lentera Hati TGH Muazar Habibi mengatakan jika melihat gerakan ini harusnya pemerintah pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota ikut membersamai aksi tersebut. Karena merupakan amanat konstitusi.
“Pemerintah pusat juga sangat mengutuk atas agresi tersebut, karena ini termasuk genosida terparah sepanjang sejak perang dunia kedua,” kata Muazar Habibi, pada Rabu, 8 November 2023.
Aksi bela Palestina, kata Muazar, sudah dilakukan juga oleh pemerintah pusat. Jadi sudah semestinya kalangan pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota yang ada di NTB mengambil bagian untuk menyerukan kebebasan Palestina.



