HEADLINE NEWSINTERNASIONAL

Rumah Ibadah di Palestina Terus Dibombardir Israel, Bagaimana Tanggapan Hamas?

Mataram (NTB Satu) – Media pemerintah di Gaza menyebutkan sebanyak 83 masjid hancur akibat serangan udara Israel di Gaza sejak 7 Oktober 2023. Sementara itu, 170 masjid lainnya di Gaza mengalami kerusakan.

Baca Juga: Kondisi Semakin Parah, Rumah Sakit Indonesia di Gaza Sudah Tidak Beroperasi

IKLAN

Dilansir dari Al Jazeera, warga Palestina menuduh Israel dengan sengaja menargetkan masjid-masjid.

Di sisi lain, pasukan Israel membuat klaim yang tidak mendasar bahwa masjid-masjid telah digunakan Hamas untuk melindungi mereka dari serangan.

Selain itu, tiga gereja juga terdampak serangan Israel di Gaza, dan lebih dari 43.000 unit rumah hancur total, sementara 225.000 unit rusak.

Sebanyak 60 persen unit pemukiman di Jalur Gaza disebut terkena dampak pemboman Israel.

Sementara itu, pihak berwenang mengatakan 25 rumah sakit dan 52 pusat kesehatan juga tidak berfungsi sejak serangan dilancarkan Israel. Pasukan Israel juga disebut menargetkan 55 ambulans. Puluhan ambulans sudah tidak dapat digunakan karena kekurangan bahan bakar.

Berita Terkini:

Pemimpin Hamas mengatakan, kelompok militan Palestina hampir mencapai perjanjian gencatan senjata dengan Israel pada hari Selasa, 21 November 2023, kemarin.

“Pejabat Hamas hampir mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan Israel dan kelompok tersebut telah menyampaikan tanggapannya kepada mediator Qatar,” ujar Ismail Haniyeh dalam sebuah pernyataan yang diberitakan Reuters.

Pernyataan tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut. Namun, seorang pejabat Hamas mengatakan kepada Al Jazeera TV bahwa negosiasi dipusatkan pada berapa lama gencatan senjata akan berlangsung

Selain itu, negosiasi juga terkait pengaturan pengiriman bantuan ke Gaza dan pertukaran sandera Israel yang ditahan oleh Hamas dengan tahanan Palestina di Israel.

Kedua belah pihak akan membebaskan perempuan dan anak-anak dan rinciannya akan diumumkan oleh Qatar, yang menjadi penengah dalam negosiasi tersebut.

Baca Juga: Rumah Sakit Indonesia di Gaza Berhenti Beroperasi Setelah Dibom Israel

Hamas menyandera sekitar 240 orang selama serangannya pada 7 Oktober 2023 di Israel yang menewaskan 1.200 orang. (WIL)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button