Jaringan Internet dan Telekomunikasi di Gaza Berangsur Normal, Bagaimana dengan Starlink?
Mataram (NTB Satu) – Jaringan internet dan alat telekomunikasi di Gaza kembali normal secara bertahap. Sebelumnya, Gaza terisolasi karena bombardir Israel sejak hari Jumat 27 Oktober 2023 lalu.
Sejak hari Jumat tepatnya pada malam hari itu, Gaza melakukan bombardir serangan darat dan udara secara intensif. Sehingga hal tersebut menyebabkan jaringan internet dan alat telekomunikasi mengalami kerusakan.
Selain itu, sangat sedikit warga Palestina yang memiliki kartu SIM Internasional ataupun telepon satelit. Kondisi ini membuat warga kesulitan menyebarkan informasi atau berita yang terjadi di Gaza.
Berita Terkini:
- Tak Harus Bersepeda, Bupati LAZ Pilih Cara “Sunyi” Hemat Energi di Lombok Barat
- Pemprov Mau Gugat Balik Gedung Wanita dan Kantor Bawaslu NTB, Pakar: Jangan Sampai Tampar Diri Sendiri
- Bursa Ketua Demokrat NTB Mulai Memanas, Amrul Jihadi Optimis Jadi Calon
- Mobil MBG di NTB Diduga Dipakai Jemput Keluarga dan Wisata, BGN Siap Jatuhkan Sanksi Penutupan Dapur
Penyedia layanan komunikasi di Gaza Paltel Group mengatakan bahwa pihaknya akan memulihkan telepon rumah, seluler dan internet secara bertahap.
“Tim teknis kami dengan tekun mengatasi kerusakan pada infrastruktur jaringan internal dalam kondisi yang menantang,” katanya dalam sebuah pernyataan pada hari Miinggu, 29 Oktober 2023 lalu, dikutip dari Tribunnews.
Selain itu, salah satu jurnalis yang berada di Gaza Utara Ashraf Abu Amra mengungkapkan rasa paniknya karena tidak bisa mengirim informasi.



