Rusak Akibat Gempa, Pemkab Lombok Timur Akhirnya Gelontorkan Rp1,7 Miliar untuk SD 2 Batuyang
Mataram (NTB Satu) – Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur akhirnya mengalokasikan anggaran Rp1,7 miliar dari Dana Alokasi Umum (DAU) untuk pembangunan gedung sekolah SDN 2 Batuyang.
DAU dikucurkan setelah program Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) dipastikan tidak dapat berjalan seperti rencana awal.
“(Penganggaran) untuk Tahun Anggaran 2024,” kata Penjabat (Pj) Bupati Lombok Timur, Juaini Taofik, Senin, 30 Oktober 2023.
Sebelumnya, Kepala SDN 2 Batuyang, Zohrah, S.Pd., mengaku sekolahnya tak pernah tersentuh bantuan setelah rusak diguncang gempa besar pada 2018 silam.
Berita Terkini:
- Pilkades di Sumbawa 2026 Disorot, Bupati Jarot Tekankan Integritas Panitia
- Kelurahan Tanjung dan Kolo Kota Bima Terpilih Sebagai Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih
- Kasus Dugaan Korupsi KONI Lombok Barat Dihentikan, Pelapor Cabut Laporan
- Sepi Penonton, Sirkuit Mandalika Tidak Lagi Jadi Tuan Rumah ARRC 2026
Murid pun terpaksa belajar di bangunan sementara dengan fasilitas yang jauh dari kata layak untuk prosesi belajar-mengajar.
“Kita kadang belajar pakai tiker, atap seadanya. Di dalamnya itu panas sekali,” jelasnya.
Kondisi sekolah yang tidak lagi layak berimbas kepada penerimaan siswa yang menyusut. Dari yang biasanya 30 orang per tahun, kini sekitar 8 orang per tahun.
Bahkan pada Kamis, 21 September 2023 lalu, Komite Sekolah beserta jajaran guru SDN 2 Batuyang dan Aliansi Pemuda Pringgabaya mendatangi Kantor Asisten I Setda Lombok Timur untuk menagih janji Pemda untuk memperbaiki sekolah tersebut sejak 2018 lalu. (MKR)



