Puluhan Petani Diperiksa Penyidik Dugaan Korupsi KUR Sumbawa
Mataram (NTB Satu) – Kejari Sumbawa telah memeriksa puluhan saksi kasus dugaan korupsi dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank konvensional di kantor Cabang Semamung, Kecamatan Moyo Hulu, Sumbawa.
Kasi Intel Kejari Sumbawa, Zanuar Ikhram mengatakan, setidaknya 47 orang yang telah diperiksa penyidik.
“46 orang dari kalangan petani,” katanya kepada NTBSatu, Rabu, 20 September 2023.
Puluhan petani itu, sambungnya, berasal dari Desa Brang Rea, Sumbawa. KTP mereka diduga digunakan untuk melakukan peminjaman.
Berita Terkini:
- Dinas Pendidikan Mataram Segera Lantik 42 Kepala Sekolah Baru, Target Tuntas Maret
- Awali Semester Genap, Ratusan Mahasiswa STKIP Taman Siswa Bima Gelar Khataman Al-Qur’an Massal
- Dinkes Kota Mataram Ancam Cabut SLHS SPPG Bermasalah
- Diabetes hingga Kanker Payudara Jadi Alarm, Pemkab Sumbawa Perluas Cek Kesehatan Gratis di 26 Puskesmas
“Sementara dari Desa Brang Rea. Dari desa lain belum,” ucapnya.
“Yang jelas nama orang yang digunakan namanya untuk melakukan pinjaman, akan kami periksa semua,” sambung Zanuar.
Selain petani, Kejari Sumbawa juga turut memeriksa Bendahara Bumdes Sahabat. Di hadapan penyidik, bendahara mengaku menggunakan uang pinjaman KUR untuk kepentingan pribadi.



