Pidato Terakhir Wali Kota Bima, Singgung Soal KPK : Kebenaran Itu Tidak Tertukar
Mataram (NTB Satu) – Wali Kota Bima, H. Muhammad Lutfi menyampaikan pidato menyentuh bagi jajarannya, Senin 4 September 2023.
Blak blakan ia merespon penanganan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan pemerintahannya. Baginya, proses hukum harus dihormati.
“Biarlah hukum jadi panglima. Makanya sampai hari ini saya masih berdiri. Tapi saya yakin, bahwa kebenaran itu tidak tertukar,” tegasnya dikutip dari rekaman audio dan siaran media sosial ASN setempat yang diperoleh NTB Satu
Berita Terkini:
- Dinas Dikbud Sumbawa Hapus Syarat Rekomendasi Pencairan Dana BOS
- 39 Jabatan Kepala SMA Sederajat di NTB Masih Kosong, Pengamat Soroti Hambatan Birokrasi
- ASN Pemkab Lombok Barat Wajib Pakai Batik Khas Daerah Setiap Kamis
- Curanmor Masih Merajalela, Polresta Mataram Catat 36 Kasus 3C Januari 2026
Lutfi meyakinkan kepada jajarannya, selama memimpin Kota Bima dia begitu taat dan tertib aturan.
Tidak pernah terlibat dalam praktik sogok menyogok dalam jabatan, apalagi mengarahkan stafnya untuk berperilaku korup.
Namun di sisi lain, ia tidak bisa berbuat banyak ketika KPK turun ke Kota Bima melakukan proses penegakan hukum. Sikap yang bisa ia tunjukkan, hanya menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum oleh lembaga anti rasuah itu.
Dalam kasus yang ditangani Direktorat Penindakan ini, KPK menerapkan Pasal 12 huruf i Undang Undang Tipikor terhadap penyelenggara negara di Kota Bima.
Terkait itu, Wali Kota sengaja mengumpulkan para ASN untuk bersaksi.



