Kota Bima

Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bima Buka Seleksi Terbuka Penyewaan Aset Daerah

Mataram (NTBSatu) – Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bima, membuka seleksi terbuka penyewaan aset daerah berupa cold storage dan pabrik es untuk pengusaha lokal Kota Bima.

Program ini berfokus pada optimalisasi aset pemerintah daerah, sekaligus penguatan sektor kelautan dan perikanan agar berkembang secara berkelanjutan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bima, Junaidin, ST., menyampaikan, seleksi terbuka ini mendorong pemberdayaan masyarakat, khususnya pelaku usaha lokal yang bergerak pada bidang kelautan dan perikanan.

Menurutnya, fasilitas penyimpanan ikan dan produksi es memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas usaha perikanan.

Cold storage dan pabrik es mampu menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan, memperpanjang daya simpan ikan, serta meningkatkan nilai jual produk perikanan. Kondisi tersebut akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan pengusaha sekaligus memperkuat rantai distribusi hasil laut di Kota Bima.

“Melalui seleksi ini, kami berharap mendapatkan pengusaha atau UD. Koperasi yang berkomitmen memiliki manajerial yang baik, serta mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya pada Rabu, 25 Februari 2026.

Aset Daerah yang Masuk Skema Penyewaan

Paket penyewaan mencakup tiga unit cold storage dengan kapasitas berbeda, yaitu 100 ton, 30 ton, dan 20 ton, serta satu unit pabrik es. Fasilitas tersebut berada di kawasan Pusat Pendaratan Ikan Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima. Khusus cold storage berkapasitas 30 ton, fasilitas tersebut berlokasi di Kelurahan Kolo Kota Bima.

Tahapan pengajuan permohonan sewa berlangsung mulai 25 Februari hingga 2 Maret 2026. Peserta seleksi harus memiliki badan hukum seperti PT, CV, atau koperasi yang bergerak di bidang kelautan dan perikanan.

Persyaratan lain mencakup kepemilikan Kartu KUSUKA aktif, NIB, izin usaha berlaku, NPWP, serta identitas diri atau akta pendirian usaha.

Selain syarat administrasi, peserta juga perlu menunjukkan kemampuan teknis dan finansial untuk perawatan serta pengamanan aset. Pakta integritas menjadi bentuk komitmen pengelolaan dan pembiayaan operasional selama masa sewa.

Panitia seleksi menjalankan proses penyewaan aset daerah secara terbuka dan transparan melalui tahapan verifikasi serta penilaian menyeluruh. Pemkot Bima berharap program ini mendorong pertumbuhan ekonomi maritim dan memperluas akses pasar hasil perikanan bagi masyarakat. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button