Kota Mataram
Dokter Dimutasi Jadi Pustakawan, Akademisi : Penghinaan Terhadap Profesi Pustakawan
Mataram (NTB Satu) – Akademisi Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat) Iskandar, turut berkomentar terkait dengan mutasi yang dilakukan oleh pimpinan RSUD Kota Mataram terhadap seorang dokter yang dipindahkan menjadi staf Perpustakaan RSUD Kota Mataram.
Baca Juga:
- SOTK Baru, BKD NTB Sebut Jabatan Kadis hingga Kabid Diisi Plt
- HUT ke-67, Bupati Jarot Tegaskan Sumbawa Bukan Lagi Sekadar ‘Lapak’ Bahan Mentah
- Dipijat atau Diperiksa? Nyeri Perut dan Bahaya Tradisi Pijat pada Kasus Bedah
- Umrah Pemprov NTB: Mimpi Lama, “Banjir” Air Mata dan Tiba di Malaysia
Ia menilai proses mutasi semacam itu merupakan sebuah bentuk penghinaan terhadap profesi Pustakawan. Sebab sama artinya dengan menjadikan jabatan pustakawan sebagai sebuah pembuangan pegawai. Jelas menurutnya, ini merendahkan profesi tersebut.
“Hebohnya berita tentang dokter yang dimutasi menjadi pustakawan di Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Mataram merupakan satu tamparan keras terhadap profesi pustakawan,” jelasnya Selasa, 18 Juli 2023.



