Tangisan Orang Tua PMI Korban Penyiksaan Majikan di Libya Pecah Saat Bertemu Anaknya

Mataram (NTB Satu) – Dua Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Sri Muliemi dan Yuliana yang mendapat siksaan dari majikannya di Libya akhirnya kembali pulang kampung. Keduanya langsung diterima oleh Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, Senin, 3 Juli 2023 di Aula Pendopo Kantor Gubernur.
Kepulangan kedua Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) itu menyisakan rasa haru banyak orang, tak terkecuali orang tuanya.
Baca Juga:
- Bupati Sumbawa Tekankan Peran Strategis PPNS dalam Sukseskan Program Pemerintah Daerah
- Bupati Lombok Timur Manfaatkan Program Desa Berdaya Tekan Angka Kemiskinan
- Pemkab Sumbawa Dukung Percepatan Pengembangan KEK Samota
- Pemkot Mataram Gelontorkan Rp3,76 Miliar Perbaikan Puskesmas Karang Taliwang
Salah satu orang tua korban, Nuridah yang datang menjemput anaknya, Sri Muliemi tidak kuat menahan air mata ketika melihat anaknya bisa kembali pulang dalam keadaan selamat.
Warga Labangka, Kabupaten Sumbawa ini mengaky tidak peduli dengan gaji anaknya selama ia bekerja di Libya. Baginya, yang terpenting sekarang adalah anaknya bisa kembali pulang.