Lombok Barat

Korban Banjir 3 Kecamatan di Lombok Barat Capai 1.626 KK

Mataram (NTB Satu) – Banjir menerjang Lombok Barat, Senin 6 Desember 2021. Setidaknya tiga kecamatan terdampak, Sekotong, Gunung Sari dan Batu Layar. Secara jumlah, korban banjir terbanyak di Sekotong mencapai 1.222 KK, sementara di Gunung Sari jumlah korban relatif lebih sedikit, 404 orang namun terdampak paling parah. Sementara Batu Layar masih dalam proses pendataan.

Total data sementara jumlah korban banjir di dua kecamatan, mencapai 1626 orang sesuai data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD NTB.

IKLAN

Banjir terparah di Gunung Sari, terjadi Senin, 6 desember 2021 sekitar pukul 07.00 Wita. Kejadian di Gunung Sari terdampak di Desa Sesela, Ranjok, Kekait, Medas, Guntur Macan dan Taman Sari. Sementara Batu Layar di Desa Lembah Sari.


Kepala BPBD NTB H. Sahdan menjelaskan, banjir berawal ketika turun hujan dengan instensitas sedang hingga lebat di sebagian besar wilayah Pulau Lombok sejak Minggu 5 Desember 2021 sampai Senin tanggal 6 Desember 2021 pukul 09.00 Wita.

Kejadian ini menyebabkan luapan sungai yang merendam beberapa Desa di Kabupaten Lombok Barat.

Rinciannya, di Desa Kekait ± 45KK, Ranjok (BTN Bhayangkara) ± 200 KK, Sesela (BTN Pondok Indah) ± 125 KK, Wadon ± 12 KK, Guntur Macan ± 7 KK dan Taman Sari ± 15 KK.

“Untuk detailnya masih proses pendataan, termasuk kerusakan rumah dan infrastuktur lainnya,” kata Sahdan.

Namun secara umum belum ada laporan korban jiwa. Sementara yang terdampak adalah bangunan perumahan, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, fasilitas peribadatan.

Sementara banjir di Sekotong, terjadi di Desa Pelangan Kecamatan Sekotong, sedikitnya 9 dusun terdampak.

Rinciannya, Dusun Pelangan Barat 230 KK 920 Jiwa, Dusun Pelangan Tengah 150 KK 295 jiwa, Dusun Tirta Sari 100 KK 400 Jiwa, Dusun Pelangan Dalam 70 KK 280 Jiwa, Dusun Selindungan 179 KK 467 Jiwa.

Selanjutnya, Dusun Pelangan Timur 260 KK 878 jiwa, Dusun Kembang Tebel 80 KK 223 Jiwa, Dusun Tanak Abang 40 KK 160 Jiwa, Dusun Bawak Bagek 113 KK dan 362 Jiwa.

Terkait rentetan kejadian itu, Tim BPBD NTB sedang melakukan proses pendataan korban terdampak maupun materil. Sementara ini evakuasi masih terus berlangsung.

“BPBD Provinsi NTB dan Tim Gabungan sedang proses melakukan evakuasi di beberapa titik antara lain di BTN Bhayangkara Ranjok, BTN Pondok Indah Sesela dan Desa Kekait,” paparnya.

Pihaknya juga melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Lombok Barat dan BMKG terkait perkembangan cuaca serta OPD terkait lainnya. (HAK)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button