Cekcok Sesama ODGJ di Bima Berujung Maut
Bima (NTBsatu) – Seorang pasien di Lembaga Rehabilitasi Gangguan Jiwa Cahaya Insan, Dusun Sarae, Desa Rabakodo, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, berinisial I (45) meninggal dunia setelah diduga dianiaya oleh A (40).
Peristiwa mengenaskan terjadi pada Kamis 14 Oktober 2026, pukul 08.30 Wita. Dugaannya, keduanya merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
“Iya benar ada peristiwa dugaan penganiayaan yang menyebabkan seorang pria berinisial I (45) meninggal dunia,” kata
Kasi Humas Polres Bima Kabupaten, AKP Adib Widayaka, Kamis 14 Oktober 2026.
AKP Adib Widayaka melanjutkan, korban mengalami luka robek terbuka pada kepala bagian kanan dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara itu, pria berinisial A juga mengalami luka robek pada kepala serta lebam di bagian wajah.
Dari keterangan saksi, korban memukul pria berinisial A menggunakan papan kayu hingga mengenai wajah.
Sementara itu, pria berinisial A memukul korban menggunakan balok kayu hingga mengenai bagian kepala.
“Diduga keduanya ada perselisihan yang dipicu saling ejek itu kemudian berkembang menjadi aksi saling lempar,” tambah Adib Widayaka.
Kata dia, situasi semakin memanas setelah pria berinisial A melepaskan rantai besi yang terpasang di kakinya, lalu menghampiri korban hingga keduanya terlibat perkelahian.
“Saat kejadian, seorang penghuni lainnya bernama Syahrul dilaporkan turut mengalami pemukulan sebanyak satu kali. Pemilik lembaga rehabilitasi, Muhdin Umar, bersama sejumlah saksi kemudian melerai dan berupaya mengendalikan situasi,” ungkap Adib Widayaka.
Menerima informasi mengenai kejadian tersebut, Kapolsek Woha bersama personel mendatangi TKP sekitar pukul 08.30 Wita. Petugas memasang garis polisi dan mengumpulkan keterangan awal dari para saksi.
Sekitar pukul 08.40 Wita, personel membawa pria berinisial A ke RSUD Kota Bima untuk mendapatkan penanganan medis. Selanjutnya, Tim Identifikasi (Inafis) Polres Bima tiba di lokasi sekitar pukul 09.10 Wita untuk melakukan olah TKP.
Pada pukul 10.05 Wita, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju Puskesmas Woha. Rangkaian kegiatan penanganan awal di lokasi berakhir sekitar pukul 10.10 Wita. Berdasarkan laporan kepolisian, situasi pascakejadian untuk sementara terpantau kondusif. (MSR)




