Wabup Nurul Adha Temui Gubernur Iqbal Konsultasi Calon Sekda Lobar
Mataram (NTBSatu) – Wakil Bupati Lombok Barat (Lobar), Nurul Adha, menemui Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, pada Kamis, 15 Oktober 2026
Nurul Adha mengatakan, pertemuan ini bertujuan untuk mengonsultasikan penetapan Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Barat yang baru, setelah Panitia Seleksi (Pansel) mengumumkan tiga nama calon terbaik.
“Kami sudah memproses berkasnya ke Mendagri. Sekarang kami tinggal membicarakannya dengan Pak Gubernur,” ujar Nurul Adha.
Sebelumnya, Pansel menetapkan Hasil Akhir Nomor: 12/BA/PANSEL-JPTP/2026 pada 29 September 2026. Keputusan tersebut meloloskan tiga pejabat Lombok Barat ke tahap akhir.
Ketiga kandidat itu di antaranya: Arief Suryawirawan yang menjabat Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak; Damayanti Widyaningrum yang menjabat Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan; serta Fauzan Husniadi yang kini menjabat Asisten Administrasi Umum.
Jaminan Transparansi Tanpa Intervensi
Wabup Adha menjamin, pemerintah daerah tidak mengintervensi proses seleksi calon Sekda Lombok Barat. Tim Pansel dan tim Asesor telah menjalankan seluruh tahapan secara transparan dan objektif.
“Saya tegaskan bahwa saya tidak mengintervensi penentuan tiga besar calon Sekda ini. Saya murni meminta hasil terbaik dari tim seleksi,” tegas Politisi PKS Lombok Barat tersebut.
Ia menjelaskan, ketiga kandidat telah mengarungi rangkaian ujian yang cukup ketat. Para peserta mengikuti uji kompetensi, wawancara individu, hingga tes psikologi secara berurutan.
Pemkab Lombok Barat juga tengah menyelesaikan prosedur administrasi teknis, termasuk Persetujuan Teknis (Pertek) dari BKN serta perizinan resmi di Kementerian Dalam Negeri.
Selanjutnya, Pemkab Lombok Barat terus berkoordinasi langsung dengan Gubernur NTB sebelum menetapkan pejabat definitif. Apabila Gubernur telah memberikan persetujuan resmi, pemerintah daerah akan segera meresmikan posisi strategis tersebut.
Oleh karena itu, Adha menargetkan pengisian jabatan Sekda definitif ini rampung paling lambat bulan depan. Langkah cepat ini menjadi sangat mendesak demi kelancaran serta stabilitas roda birokrasi di Lombok Barat.
Selain memimpin birokrasi daerah, Sekda memegang peran vital sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Adha mengatakan saat ini, Pemkab Lombok Barat harus bergerak cepat menyiapkan pembahasan anggaran tahun 2027 agar seluruh program pembangunan dan tata kelola pemerintahan dapat terdistribusi dengan optimal.
“Kami membutuhkan Sekda definitif untuk mempercepat realisasi seluruh program kerja, terlebih lagi kami akan segera masuk ke pembahasan anggaran 2027,” tuturnya. (*)




