Anak Terseret Ombak di Pantai Skip Ditemukan Meninggal Dunia
Mataram (NTBSatu) – Pietro Alesandro Seda (13), remaja asal Ampenan yang sempat hilang terseret arus di Pantai Skip, akhirnya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, Sabtu pagi, 30 Mei 2026.
Jasad korban pertama kali disadari oleh seorang warga setempat yang sedang berjalan di pinggir pantai. Saksi mata awalnya mengira objek yang mengapung di permukaan air tersebut hanyalah batok kelapa biasa.
Namun, merasa ada yang janggal, ia mengajak warga lain untuk memeriksa lebih dekat. Sontak, warga terkejut saat menyadari bahwa objek tersebut adalah tubuh seorang anak yang hilang sejak Jumat sore. Warga pun segera melaporkan temuan itu ke posko pencarian.
Mendapat laporan tersebut, aparat kepolisian bersama Tim SAR gabungan langsung bergegas menuju lokasi penemuan untuk mengamankan area dan mengevakuasi jasad korban.
Kapolsek Ampenan, AKP Muhammad Ryanto, mengonfirmasi identitas jasad tersebut.
“Korban yang warga temukan ini merupakan korban yang sebelumnya hanyut kemarin di Pantai Skip,” tegasnya.
Saat ini, lanjut dia, pihaknya sudah mengevakuasi dan membawa jasad korban ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk penanganan medis lebih lanjut.
Atas insiden memilukan ini, Kapolsek Ampenan menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Ia juga mengimbau seluruh warga untuk lebih memperketat pengawasan terhadap anak-anak saat berekreasi di area pesisir.
“Kami mengingatkan masyarakat agar senantiasa waspada dan berhati-hati saat bermain di kawasan pantai. Anak-anak sebaiknya selalu berada dalam pengawasan orang tua demi mencegah kejadian serupa terulang kembali,” pungkasnya.
Peristiwa ini sekaligus menjadi alarm keras bagi para orang tua dan wisatawan untuk selalu memprioritaskan keselamatan, terutama saat kondisi gelombang laut sedang tidak bersahabat. (*)




