Polisi Tanam 10.000 Pohon di Arena Pacuan Kuda Moyo Hilir Sumbawa
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Gerakan menanam pohon mulai menyasar ruang terbuka di kawasan Arena Pacuan Kuda, Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir. Polda NTB bersama Polres Sumbawa menanam 10.000 pohon melalui program Gerakan Indonesia Asri Polda NTB Menanam untuk Negeri, Jumat, 14 Agustus 2026.
Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini, memimpin langsung kegiatan tersebut. Sejumlah unsur Forkopimda, pejabat utama Polres Sumbawa, jajaran TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat ikut menanam pohon sejak pukul 08.00 Wita.
Bukan Sekadar Menanam
Kapolres Sumbawa mengatakan kegiatan tersebut tidak boleh berhenti pada penanaman secara simbolis. Menurutnya, seluruh pihak perlu menjaga dan merawat pohon agar gerakan tersebut memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Atas nama Kepolisian Resor Sumbawa, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh unsur Forkopimda, para kepala OPD, jajaran TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan desa, serta seluruh peserta yang hadir,” kata Marieta.
Dia menilai penanaman pohon dapat menjadi investasi lingkungan sekaligus memberikan manfaat bagi generasi mendatang. Karena itu, pihaknya mengajak seluruh pihak menjaga keberlangsungan pohon yang telah ditanam.
“Kami berpesan agar apa yang kita laksanakan hari ini tidak cukup sampai pada penanaman saja, namun harus berkelanjutan dengan menjaga serta merawat pepohonan yang telah kita tanam,” ujarnya.
Pilih Pohon Bernilai Ekologis dan Ekonomis
Pada kegiatan tersebut, peserta menanam sejumlah jenis pohon, yakni mahoni, ketapang kencana, dan mangga. Pemilihan jenis tanaman tersebut tidak hanya mempertimbangkan fungsi ekologis, tetapi juga potensi manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Arena Pacuan Kuda Moyo Hilir memiliki area terbuka yang cukup luas. Karena itu, penanaman pohon di kawasan tersebut dapat memperkuat fungsi ruang terbuka sekaligus menambah vegetasi di sekitar arena.
Selain itu, tanaman yang memiliki nilai ekonomi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat ketika tumbuh dan berkembang. Dengan begitu, gerakan penghijauan tidak hanya berbicara tentang lingkungan, tetapi juga membuka manfaat jangka panjang bagi warga sekitar.
Rawat hingga Tumbuh
Kapolres Sumbawa menekankan pentingnya kolaborasi setelah kegiatan penanaman selesai. Pemerintah, aparat, dan masyarakat perlu menjaga pohon agar seluruh bibit dapat tumbuh dan memberikan manfaat sesuai tujuan program.
“Semoga sinergi dan kebersamaan ini terus terjalin dalam menjaga keamanan, kelestarian lingkungan, serta mendukung pembangunan di Kabupaten Sumbawa,” tutur Marieta. (*)




