Sumbawa

Kapolres Ajak Perkuat Sinergi dan Integritas, Pemkab Sumbawa Terima Mobil Rescue BNPB

Sumbawa Besar (NTBSatu) — Penguatan sinergi antarinstansi menjadi pesan utama dalam Upacara Paripurna Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Sumbawa, Jumat, 17 Juli 2026. Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., memimpin upacara sekaligus mengajak seluruh unsur pemerintah dan pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi guna menjaga stabilitas keamanan sebagai fondasi pembangunan daerah.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., mengikuti upacara bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga aparatur sipil negara (ASN).

Dalam amanatnya, AKBP Marieta Dwi Ardhini menilai Upacara Paripurna setiap tanggal 17 bukan sekadar agenda rutin pemerintahan. Momentum tersebut, menurutnya, menjadi ruang refleksi bagi seluruh aparatur negara untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

IKLAN

Ia menekankan bahwa profesionalisme, integritas, disiplin, dan tanggung jawab harus menjadi budaya kerja yang melekat pada setiap aparatur. Menurutnya, seluruh unsur penyelenggara pemerintahan memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Kapolres juga mengingatkan, tantangan pembangunan daerah terus berkembang seiring perubahan sosial dan ekonomi. Karena itu, pemerintah daerah, TNI, Polri, kejaksaan, serta seluruh pemangku kepentingan perlu memperkuat koordinasi. Tujuannya, agar mampu menjawab berbagai persoalan secara cepat dan tepat.

“Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif merupakan prasyarat utama bagi keberhasilan pembangunan, peningkatan investasi, pertumbuhan ekonomi, serta pelayanan publik yang berkualitas,” ujarnya.

Menurut AKBP Marieta, keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum. Seluruh elemen masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif. Ia mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan.

Keamanan Menjadi Fondasi Pembangunan Daerah

Kapolres juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai persoalan sosial yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah. Ia mengajak masyarakat bersama pemerintah mencegah penyebaran informasi bohong, menangkal paham yang memecah persatuan, serta menjauhi penyalahgunaan narkoba, perjudian, kekerasan, dan berbagai bentuk tindak pidana lainnya.

Menurutnya, tantangan tersebut memerlukan langkah bersama, bukan hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui edukasi dan partisipasi aktif masyarakat. Ia menilai kolaborasi seluruh pihak akan memperkuat ketahanan sosial sekaligus menciptakan lingkungan yang aman bagi masyarakat.

Di hadapan para ASN, AKBP Marieta juga mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yang jujur, transparan, dan akuntabel. Ia menilai kepercayaan masyarakat menjadi modal utama dalam menjalankan roda pemerintahan. Karena itu, setiap aparatur harus menjadikan integritas sebagai dasar dalam setiap keputusan, kedisiplinan sebagai budaya kerja, dan profesionalisme sebagai standar pelayanan kepada masyarakat.

“Kepercayaan masyarakat merupakan modal yang sangat berharga. Oleh karena itu, setiap tugas yang kita emban hendaknya dilaksanakan dengan penuh keikhlasan, transparansi, akuntabilitas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan moral,” katanya.

Kapolres kemudian mengajak seluruh komponen masyarakat Kabupaten Sumbawa menjaga persatuan di tengah keberagaman. Menurutnya, perbedaan tidak boleh menjadi sumber perpecahan, melainkan menjadi kekuatan yang mendorong kemajuan daerah.

Sebelum upacara berlangsung, Bupati Sumbawa H. Syarafuddin Jarot menyerahkan satu unit mobil rescue bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbawa. Penyerahan kendaraan operasional tersebut memperkuat kesiapsiagaan BPBD dalam menghadapi berbagai potensi bencana dan mempercepat layanan penanganan kedaruratan.

Penambahan armada rescue tersebut sekaligus menambah kapasitas BPBD dalam menjangkau lokasi bencana, mempercepat proses evakuasi, serta mendukung pelayanan kemanusiaan ketika terjadi keadaan darurat di berbagai wilayah Kabupaten Sumbawa. (*)

Artikel Terkait