Sumbawa

Bupati Sumbawa Targetkan Ekonomi Tumbuh 5,20 Persen pada 2027

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa memasang target pertumbuhan ekonomi hingga 5,20 persen pada 2027. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyampaikan target tersebut saat menyampaikan pendapat akhir terhadap Rancangan KUA dan PPAS APBD Kabupaten Sumbawa Tahun Anggaran 2027 dalam Sidang Paripurna II DPRD Kabupaten Sumbawa, Jumat, 14 Agustus 2026.

Selain pertumbuhan ekonomi, pemerintah daerah juga menargetkan PDRB per kapita sebesar Rp37,14 juta hingga Rp37,55 juta atas dasar harga berlaku. Pemerintah juga menargetkan tingkat pengangguran terbuka berada pada kisaran 2,24–2,47 persen. Pada saat yang sama, pemerintah menargetkan penurunan angka kemiskinan hingga 9,80–10,80 persen.

Dorong Kemandirian Fiskal

bupati menjelaskan, pemerintah daerah juga menargetkan pendapatan daerah sebesar Rp1,92 triliun pada 2027. Angka tersebut meningkat Rp25,04 miliar atau 1,32 persen dibandingkan target APBD 2026 sebesar Rp1,895 triliun.

IKLAN

Target tersebut terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp269,78 miliar, pendapatan transfer Rp1,64 triliun, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp8,94 miliar. Selanjutnya, pemerintah akan memperkuat kemandirian fiskal karena pemerintah pusat berpotensi menyesuaikan alokasi transfer ke daerah. Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan meningkatkan penerimaan pajak dan retribusi, mengoptimalkan aset daerah, serta menyelaraskan program daerah dengan kebijakan nasional.

“Kita perlu terus mengikuti perkembangan kebijakan dan alokasi transfer dari pemerintah pusat, sehingga apabila terdapat tambahan alokasi, dapat segera kita optimalkan untuk memperkuat kemampuan fiskal daerah dan membiayai program-program prioritas pembangunan,” kata Bupati dalam pendapat akhirnya.

Infrastruktur Jadi Perhatian

Di sisi lain, Bupati menyoroti kebutuhan anggaran untuk infrastruktur. Ia mencatat alokasi belanja infrastruktur dalam rancangan 2027 masih berada di angka sekitar Rp49,77 miliar atau 2,57 persen dari total belanja daerah.

Karena itu, pemerintah bersama DPRD akan mempertajam alokasi tersebut, terutama untuk pembangunan dan peningkatan kualitas jalan serta jembatan. Menurut Bupati, kedua sektor tersebut berperan penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah, membuka akses masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta menggerakkan ekonomi daerah.

“Kami berharap semangat kolaborasi antara DPRD dan pemerintah daerah ini terus kita pertahankan,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, pemerintah akan mengarahkan ruang fiskal yang tersedia untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat infrastruktur, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah juga akan melanjutkan pembahasan RAPBD 2027 bersama DPRD dengan mempertajam sisi pendapatan maupun belanja daerah.

APBD 2027 Fokus pada Kesejahteraan

Bupati menyampaikan, pemerintah akan mengarahkan belanja 2027 pada program yang memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, pemerintah akan menghubungkan belanja daerah dengan target RPJMD 2025–2029, prioritas nasional, penguatan layanan dasar, serta penggerak pertumbuhan ekonomi. Melalui kesepakatan KUA dan PPAS 2027, pemerintah dan DPRD memiliki dasar untuk menyusun Rancangan APBD 2027.

Bupati berharap kolaborasi kedua lembaga tersebut terus berjalan agar pemerintah dapat menghasilkan anggaran yang lebih tajam, efektif, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat Sumbawa.

“Melalui momentum peringatan HUT RI ke-81, saya mengajak kita semua untuk merawat kebersamaan, memperkuat kolaborasi dalam mengakselerasi pencapaian target-target pembangunan daerah,” tanda Bupati. (*)

Artikel Terkait